PanganNews.id, Bogor - Beberapa hari selepas Hari Raya Idul Adha 2023 lalu, harga daging ayam di Kota Bogor rupanya masih tinggi.
Di sejumlah pasar tradisional di Kota Bogor, harga daging ayam masih alami kenaikan setelah Hari Raya Idul Adha beberapa waktu lalu.
Alhasil, daya beli masyarakat mengalami penurunan secara signifikan.
Salah satunya terjadi di Pasar Kebonkembang, Kota Bogor. Di pasar tersebut, sejumlah pedagang daging ayam mengaku kehilangan pembeli karena komoditas yang dijualnya terlampau masih tinggi hingga saat ini.
"Sekarang, (daging ayam) yang ukurannya besar Rp55 ribu per kilogram, kalau yang kecil Rp45 ribu. Sampai saat ini harga ayam belum turun setelah Idul Adha," kata pedagang daging ayam, Ugo.
Menurut dia, daya beli masyarakat kini turun jauh.
"Kurang lebih penurunannya hampir 30 sampai 40 persen. Pembeli biasanya beli 1 kilogram, sekarang belinya setengah kilogram," sambung dia.
Menurut dia, dengan harga daging ayam yang masih terbilang tinggi, tentu omzet yang didapatnya mengalami penurunan secara signifikan.
Sebab itu, ia berharap agar pemerintah dapat menekan harga daging ayam seperti semula atau normal kembali.
"Sebagai pedagang maunya harga normal, jangan naik turun, naik turun kaya begini. Jadi kita jual di pasar juga enak, jadi kadang-kadang kalau turunya pada mau, kalau naiknya pada ga mau tau," ujar dia.
Hal senada diungkapkan pedagang daging ayam lainnya, Febri. Menurut dia, sampai saat ini belum ada informasi dari peternak, apakah harga daging ayam ini akan turun normal kembali.
"Iya belum tau turunnya kapan, belum ada kabar lagi dari peternaknya. Pembeli berkurang, konsumen juga banyak yang ngeluh sekarang kenapa ayam naik," kata dia.
"Penurunannya hampir 50 persen, kita mah pengen harga ayamnya diturunin biar cepet stabil, karena ngaruh juga soalnya di pasar kalau jualan," tutup Febri.
Penulis: R Muttaqien
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.