PanganNews.id, Aceh - Pemerintah Aceh melalui Dinas Pangan Aceh berkolaborasi dengan Badan Pangan Nasional meluncurkan gerakan edukasi dan pemberian makanan bergizi (Genius) untuk siswa sekolah dasar (SD) di 5 Kabupaten/Kota di Aceh.
Kepala Dinas Pangan Aceh, Surya Rayendra, menyebutkan, program tersebut menyasar 2.461 siswa di 17 SD dari 5 kabupaten/kota. Adapun rinciannya ; Kota Banda Aceh 4 SD 648 siswa, Kabupaten Aceh Besar 4 SD 497 siswa, Aceh Jaya 3 SD 496 siswa, Aceh Barat 3 SD 320 siswa, dan Nagan Raya 3 SD 500 siswa.
Surya mengatakan, program tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan siswa SD tentang pangan bergizi dan meningkatkan status gizi siswa. Sehingga akan melahirkan generasi emas pada tahun 2045 mendatang.
Menurut Surya, program tersebut sangatlah penting, mengingat data hasil riset kesehatan dasar tahun 2018 menunjukkan 26,1 persen anak usia sekolah tidak sarapan. Kondisi tersebut akan berpengaruh kepada konsentrasi dan kecerdasan otak anak usia sekolah yang akan berakibat pada penurunan prestasi belajar.
“Launching kegiatan Genius ini diselenggarakan secara serentak pada 17 SD Negeri yang tersebar di 5 kab/kota di Aceh, dan akan dilanjutkan selama 2 bulan ke depan sebanyak 20 kali pemberian makanan bergizi disertai dengan pendampingan dan pembinaan dari AIPGI serta Dinas Pangan, ” kata Surya, Kamis 19 Oktober 2023.
Sementara, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Mawardi, mengapresiasi Pemerintah Pusat yang telah memberikan bantuan pangan bergizi untuk anak Aceh. Ia berharap program tersebut menjadi edukasi dan penyemangat bagi orang tua dalam memenuhi gizi yang baik untuk tumbuh kembang anak-anaknya.
“Pemenuhan pangan dengan standar gizi dan kesehatan sejak usia dini, memiliki dampak positif yang signifikan pada pertumbuhan anak-anak. Yakni menciptakan kondisi yang memungkinkan mereka hidup sehat, aktif, dan produktif,” kata Mawardi.
Penulis : Egi Abdul Mugni
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.