Pangannews.id - Untuk memastikan produk yang dihasilkan aman dan sesuai dengan syariat Islam, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Manado, Sulawesi Utara, mengimbau pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) setempat untuk memperoleh sertifikat halal.
Kepala Kantor Kemenag Kota Manado, Rogaya Udin, menyatakan bahwa sertifikat halal merupakan bagian dari upaya pemerintah menjamin bahwa semua produk makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat memenuhi standar kehalalan.
"Kami berharap ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya.
Proses sertifikasi halal bagi UMKM melibatkan verifikasi dan audit oleh tim Satgas Halal Kemenag. Verifikasi ini mencakup pengujian bahan baku, proses produksi, serta pengolahan makanan dan minuman, untuk memastikan produk tidak hanya aman dikonsumsi tetapi juga sesuai dengan ketentuan hukum Islam.
Selain itu, Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut, Andry Prasmuko, menambahkan bahwa BI Sulut secara aktif mendukung sertifikasi halal bagi UMKM di wilayahnya. BI Sulut bekerja sama dengan Satgas Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Sulut dan Kanwil Kemenag Sulut untuk memperluas cakupan sertifikasi halal UMKM.
BI Sulut juga mendukung terciptanya rantai nilai halal (halal value chain) di Sulut. Sebagai bagian dari upaya ini, BI Sulut telah menyerahkan sertifikat halal UMKM dalam acara Urban Economy Festival (UEF).
Perlu diketahui, pemerintah telah menetapkan bahwa mulai 17 Oktober 2024, kewajiban sertifikasi halal akan diberlakukan untuk semua produk makanan dan minuman, termasuk bagi UMKM. Namun, bagi UMKM, pemerintah memberikan kelonggaran dengan menunda pemberlakuan wajib sertifikasi halal hingga Oktober 2026.
Hal ini memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) dan mengajukan sertifikasi halal tanpa terburu-buru, serta menghindari sanksi administratif yang mungkin timbul akibat keterlambatan dalam proses sertifikasi.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.