Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Pemkab Flores Timur Siapkan Sentra Peternakan Sapi dan Ayam, Sewa Lahan Capai 201 Hektare

Bagikan
Penandatanganan perjanjian dilakukan Bupati Flores Timur Doni Dihen dan dihadiri para pemilik lahan, saksi dari masing-masing desa, serta Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Flores Timur, Petrus Petara Aran. (Foto: Pemkab Flores Timur)
Penandatanganan perjanjian dilakukan Bupati Flores Timur Doni Dihen dan dihadiri para pemilik lahan, saksi dari masing-masing desa, serta Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Flores Timur, Petrus Petara Aran. (Foto: Pemkab Flores Timur)

Pangannews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Flores Timur mulai merealisasikan pengembangan sektor peternakan dengan menyiapkan lahan untuk Sentra Peternakan Sapi dan Peternakan Ayam Petelur.

Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen secara resmi menandatangani perjanjian sewa-menyewa tanah untuk dua lokasi peternakan dengan total luas 201 hektare.

Penandatanganan perjanjian tersebut berlangsung di ruang rapat Bupati Flores Timur dan dihadiri para pemilik lahan, saksi dari masing-masing desa, serta Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Flores Timur, Petrus Petara Aran.

Lahan seluas 200 hektare disiapkan untuk pembangunan Sentra Peternakan Sapi di Wulokolong, Desa Lamatutu, Kecamatan Tanjung Bunga. Sementara itu, satu hektare lahan lainnya diperuntukkan bagi Peternakan Ayam Petelur yang berlokasi di Desa Kiwang Ona, Kecamatan Adonara Timur.

Bupati Doni menyampaikan bahwa perjanjian sewa lahan tersebut berlaku selama 10 tahun. Ia mengapresiasi dukungan para pemilik lahan yang bersedia menyewakan tanahnya untuk mendukung program pemerintah daerah, di tengah keterbatasan anggaran yang dimiliki.

“Dengan keterbatasan anggaran yang ada, kami sangat berterima kasih kepada para pemilik lahan yang telah mendukung program ini. Ini menjadi fondasi penting untuk penguatan ekonomi lokal dan percepatan pembangunan daerah,” ujar Doni.

Menurutnya, pengembangan sektor peternakan menjadi salah satu fokus Pemkab Flores Timur ke depan. Ia menilai kerja sama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pemilik lahan menjadi kunci kelancaran persiapan program tersebut.

“Proses persiapan berjalan baik karena dibangun melalui pertemuan dan diskusi yang produktif. Harapan kami, program ini memberi dampak nyata bagi perekonomian masyarakat,” katanya.

Pemkab Flores Timur menargetkan keberadaan Sentra Peternakan Sapi dan Peternakan Ayam Petelur mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar.

Bupati Doni juga menekankan pentingnya dukungan sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas agar program peternakan tersebut dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang.

“Kami berharap masyarakat di Wulokolong dan Kiwang Ona dapat merasakan langsung manfaatnya. Ini bagian dari upaya membangun Flores Timur yang lebih mandiri dan produktif,” ujarnya.

Dalam penandatanganan tersebut, turut hadir perwakilan Desa Wulokolong Yohanes Harut Lamabewa serta pemilik lahan di Desa Kiwang Ona, Hendrikus Ola Bebe CB. Mereka menandatangani dokumen perjanjian bersama saksi dari masing-masing desa.

Editor: Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal