Agroeduwisata Polbangtan Kementan Hadirkan Edukasi Pertanian Inklusif bagi Siswa IBK Cemara

Pers Pangannews

6 jam yang lalu

news
Agroeduwisata Polbangtan Bogor menerima kunjungan istimewa dari siswa IBK Cemara, Rabu (13/5/2026). (Foto : Polbangtan Bogor)

Pangannews.id - Agroeduwisata Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali menunjukkan komitmennya sebagai ruang belajar pertanian yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan.

Agroeduwisata Polbangtan Bogor menerima kunjungan istimewa dari siswa IBK Cemara, dengan menghadirkan 14 anak berkebutuhan khusus dalam kegiatan edukasi pertanian yang berlangsung penuh semangat dan keceriaan pada Rabu (13/5).

Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar pertanian secara langsung melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif. Para peserta diajak untuk mengenal dunia pertanian mulai dari praktek menanam, memanen sayuran segar, hingga menangkap ikan hasil budidaya mahasiswa Polbangtan Bogor.

Tak hanya itu, suasana belajar semakin meriah saat para siswa menikmati wahana air di danau menggunakan perahu karet, berkeliling kawasan kampus dengan traktor, serta mengunjungi Smart Green House untuk melihat langsung penerapan teknologi pertanian modern.

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pertanian harus menjadi sektor yang terbuka dan dapat diakses oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.

"Pertanian adalah milik semua. Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menunjukkan bahwa sektor pertanian bukan hanya soal produksi pangan, tetapi juga ruang pendidikan, terapi, dan pembangunan karakter. Anak-anak harus dikenalkan sejak dini bahwa pertanian adalah masa depan," ujar Menteri Amran.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa pendekatan edukasi pertanian yang inklusif menjadi bagian penting dalam membangun kecintaan generasi muda terhadap sektor pertanian.

"Agroeduwisata seperti yang dikembangkan Polbangtan Bogor menjadi contoh nyata bagaimana pembelajaran pertanian dapat dikemas secara menarik, ramah, dan inklusif. Ini adalah bentuk pendidikan karakter sekaligus pengenalan dunia pertanian kepada seluruh lapisan masyarakat," kata Idha.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin, menilai kegiatan tersebut menjadi wujud nyata implementasi pendidikan vokasi yang berdampak langsung kepada masyarakat.

"Polbangtan tidak hanya mendidik mahasiswa menjadi SDM pertanian unggul, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program edukatif seperti Agroeduwisata ini," ungkap Amin.

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto, mengatakan bahwa Agroeduwisata Polbangtan Bogor dibangun bukan hanya sebagai sarana pembelajaran mahasiswa, tetapi juga sebagai ruang edukasi publik yang terbuka untuk semua.

"Kami ingin Agroeduwisata Polbangtan Bogor menjadi tempat belajar yang menyenangkan dan inklusif. Hari ini kami sangat bahagia dapat berbagi pengalaman pertanian bersama adik-adik dari IBK Cemara. Semangat dan keceriaan mereka menjadi energi positif bagi kami semua," tutur Yoyon.

Melalui kegiatan ini, Polbangtan Bogor kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan vokasi pertanian yang tidak hanya fokus pada pengembangan SDM pertanian unggul, tetapi juga aktif membangun kesadaran masyarakat bahwa pertanian adalah ruang belajar bersama—tempat tumbuhnya pengetahuan, keberanian, dan kebahagiaan. (wsd/Adv) 

 


Kolom Komentar

You must login to comment...