Pangannews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur, memperkuat tata kelola lingkungan hidup melalui forum diskusi penyusunan rencana kerja tahun 2025. Forum tersebut digelar untuk merumuskan program lingkungan yang terarah dan berkelanjutan.
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengatakan pembangunan kota tidak bisa hanya berfokus pada fisik semata, tetapi juga harus memperhatikan aspek budaya dan lingkungan.
“Membangun kota bukan hanya soal gedung tinggi atau jalan bagus. Yang lebih penting adalah bagaimana lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman untuk masyarakat,” ujarnya.
Forum tersebut membahas berbagai langkah strategis, termasuk koordinasi antar-organisasi perangkat daerah (OPD), serta peluang kerja sama lintas sektor untuk pendanaan dan pengelolaan lingkungan.
Christian menyebutkan beberapa program yang telah dijalankan, seperti pembentukan satuan tugas sampah, peningkatan insentif bagi petugas kebersihan, serta penambahan tempat sampah hingga ke tingkat RT.
Menurut dia, dalam enam bulan terakhir, hampir 80 persen jalan protokol di Kota Kupang telah berhasil dibersihkan.
Pemkot juga mulai mengoperasikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di dua kecamatan, dan mendapatkan bantuan pembangunan TPST modern dari pemerintah pusat senilai Rp120 miliar.
“Kami bergerak konkret. Tidak hanya membersihkan kota, tetapi juga menyiapkan sistem pengelolaan sampah jangka panjang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Tata Kelola Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kupang, Hijayas Uthan Mode, mengatakan forum ini bertujuan untuk mengidentifikasi isu-isu strategis lingkungan dan menyusun langkah kerja yang terintegrasi dengan dokumen perencanaan daerah.
“Rekomendasi dari forum ini akan menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja Tahunan, sekaligus mendukung penyelarasan dengan RPJPD, RPJMD, dan rencana pembangunan lainnya,” katanya.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.