Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Kepala BPPSDMMP Kementan Memotivasi Penyuluh Pertanian di Lombok Barat

Bagikan
Foto : Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi Melakukan Kunjungan Kerja ke Lombok.
Foto : Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi Melakukan Kunjungan Kerja ke Lombok.

PanganNews.id Lombok - Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi melakukan kunjungan di beberapa  BPP yang akan menjadi model Kostratani di Pulau Lombok. Pada Rabu 21/10/22 Kepala Badan memotivasi penyuluh pertanian dalam acara Louncing Kostra tani Model di BPP Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Acara di hadiri oleh Kepala Pusat Penyuluh Pertanian Kementan, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat, Kepala Balitbangtan BPTP NTB, Kepala Desa Lingsar, anggota Poktan, Penyuluh BPP Lingsar, Penyuluh BPP Kuripan dan Penyuluh BPTP NTB. 

Kepala Badan menegaskan bahwa pembangunan pertanian membutuhkan penyuluh pertanian yang pintar agar petani menjadi pintar  Penyuluh pertanian merupakan ujung tombak pembangunan pertanian karena mereka yang mendampingi petani setiap saat. Jika petani pintar maka petani akan berinovasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian sehingga tujuan pembangunan pertanian tercapai.

“Program pertama dan utama Kementerian Pertanian adalah Kostratani yang merupakan pusat gerakan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan. Pak Camat merupakan komandannya, ketua harian dan poskonya di BPP, pasukannya adalah para penyuluh dan fungsional lainnya dibantu sepenuhnya oleh Babinsa, Babinkamtibmas dan tokoh masyarakat. Jadi kostratani sesungguhnya mengkombinasikan seluruh kekuatan bangsa yang ada di tingkat kecamatan untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan pertanian, selain itu, Bupati menjadi komandan Kotrada di daerah dengan ketua harian Kepala Dinas Pertanian. Komandan di tingkat  propinsi adalah gubernur dimana ketua hariannya Kepala Dinas Pertanian dan poskonya ada di Balitbangtan BPTP NTB. Sedangkan Kotranas  di bawah komando Menteri Pertanian dengan ketua harian dan poskonya  di Kepala BPPSDMP”, demikian dijelaskan Kepala Badan.

Lebih lanjut Kepala Badan menyampaikan juga bahwa kegiatan Kostratani merupakan kegiatan pemberdayaan BPP dimana pemberdayaan dimulai dari sarana dan prasarana diantaranya pemberdayaan penggunaan IT. Selanjutnya pemberdayaan penyuluh pertanian melalui peningkatan kapasitas terhadap berbagai  inovasi teknologi pertanian dan kemampuan mengakses pasar serta pemeberdayaan petani.

Di akhir acara Kepala Badan akan memperjuangkan semua saran dan masukan dari para penyuluh yang terkait dengan sarana pendukung untuk memudahkan para penyuluh bekerja dalam mendukung pembangunan pertanian, termasuk memperjuangkan THL-TBBP agar semuanya bisa diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

 

Ditulis olehPangannews.id

pangannews

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal