Tekankan Pentingnya Publikasi, Kementan Apresiasi Video Kreasi Pendidikan

Pangannews.id

Senin, 14 Juni 2021 17:32 WIB

news
Foto : Pelaksanaan Lomba Video Agroeduwisata.

PanganNews.id Yogyakarta - Bertambahnya jumlah generasi muda yang peduli pada sektor pertanian dan terlibat langsung dalam menyiapkan pangan, menjadi capaian tersendiri bagi Kementerian Pertanian (Kementan) dalam program regenerasi petani. 

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, menjelaskan bahwa tahun ini ada sekitar 33,4 juta petani yang bergerak di semua komoditas sektor pertanian. Menurutnya, regenerasi petani menjadi satu keharusan untuk menghadirkan petani baru yang akan melanjutkan pembangunan pertanian di Indonesia.  

"Pertanian sangat terbuka untuk semua usia. Semakin muda semakin kuat, semakin enerjik, semakin kritis, makin apik kerjanya. Pertanian dengan semangat baru harus diluncurkan. Seperti membangun perilaku baru dan behaviour anak muda untuk mendapatkan pendapatan yang jauh lebih baik dari bidang pertanian," ujar Mentan.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan salah satu terobosan yang dilakukan oleh Kementan adalah mempublikasikan program serta keberhasilan kinerja publikasi terkait program ini. 

"Adanya publikasi dapat memberikan informasi secara masif kepada masyarakat luas khususnya generasi muda, sehingga mampu memotivasi mereka untuk turut menggeluti sektor pertanian,” ujar Dedi 

Campaign terkait program serta capaian kinerja dengan memanfaatkan media massa serta media sosial dengan mengemas konten baik melalui berita, video maupun infografis sangat diperlukan.  

Sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas Unit Pelaksana Teknis Pendidikan, Kementan melalui BPPSDMP melaksanakan lomba video agroeduwisata serta lomba Tiktok Promosi Sektor Pertanian bagi generasi milenial. Tercatat lebih dari 130 video tiktok serta 10 video agroeduwisata diseleksi oleh juri yang berasal dari praktisi. 

"Media sosial maupun media online memegang peran penting tak terkecuali bagi sektor pemerintahan. Untuk itu diperlukan kreatifitas untuk mengemas konten baik dari sisi angle pengambilan video, alur cerita hingga proses editing video. Dari seluruh peserta lomba yang mengirimkan video baik untuk kategori Agroeduwisata maupun tiktok semua bagus dan memenuhi kategori penilaian", papar Tri Gentong, Praktisi Perfilman Daerah Istimewa Yogyakarta yang menjadi salah satu juri.

Terpilih menjadi juara pertama kategori Agroeduwisata Polbangtan Malang, juara kedua Polbangtan Medan dan Juara ketiga Polbangtan Bogor. Untuk kategori Tiktok juara pertama di raih oleh @Roky_Supriadi sebagai juara 1, @jonikurniawanhasan Juara 2, @mei_atikas Juara 3, @chandrasaputraa Juara Harapan 1, @supakusuka Juata Harapan 2 dan @TSP Jeruk sebagai Juara Harapan 3.

Selaku panitia pelaksanaan The 2'nd MIA Expo 2021, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian BPPSDMP Kementan, Idha Widi Arsanti, mengatakan award ini sebagai bentuk apresiasi atas kreatifitas pengelola publikasi di UPT Pendidikan serta generasi muda yang memiliki konsen pada sektor pertanian. 

"Kami sadar publikasi sangat penting dan disini memerlukan kreatifitas dalam mengemasnya. Untuk itu kami mencoba memacu kreativitas mereka melalui award ini," jelas Santi.


Kolom Komentar

You must login to comment...