KUR Pertanian Sukses Tingkatkan Pendapatan Petani Cianjur

Pangannews.id

Jumat, 10 September 2021 14:34 WIB

news
Foto : Sejumlah Petani Yang Tergabung Dalam Kelompok Tani Multitani Jaya Giri (Mujagi) Menerima Fasilitas KUR Pertanian.

PanganNews.id Cianjur - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) berkesempatan melakukan kunjungan kerja ke Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Kamis (9/9/2021). Agenda utamanya adalah memberikan dukungan penuh kepada petani milenial di kabupaten berhawa sejuk tersebut.

Salah satu dukungan yang diberikan berupa fasilitas pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian. Ya, sejumlah petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Multitani Jaya Giri (Mujagi) menerima fasilitas KUR Pertanian. Pendapatan petani Cianjur pun meningkat lantaran ditopang KUR Pertanian. 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) berharap semua stakeholder bekerja keras agar KUR Pertanian bisa terus diserap oleh petani. "Sebab KUR ini adalah penyelamat negeri ini. Dengan KUR roda perekonomian dasar masyarakat kembali bergerak saat pandemi ini," ujar Mentan SYL

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Ali Jamil menambahkan, KUR Pertanian merupakan penyangga ekonomi keluarga dan ekonomi dasar di semua daerah, selain mampu membuka lapangan pekerjaan.

Dengan sokongan dari KUR, pertanian pada akhirnya menjelma menjadi kekuatan pemerintah untuk keluar dari krisis yang dihadapi saat ini akibat pandemi Covid-19.

Untuk menggairahkan sektor pertanian, Ali menyebut APBN tak cukup untuk mendanainya. Maka, diperlukan pendanaan lain di luar APBN agar sektor pertanian semakin bergairah.

"KUR adalah kebijakan pemerintah. KUR itu dana bank dengan bunga yang disubsidi pemerintah. Gunakan KUR karena dia adalah fasilitas negara," tutur Ali.

Ali mengatakan, KUR pertanian terbukti membantu petani baik dari hulu sampai hilir. Menurutnya, perguliran KUR Pertanian di seluruh daerah harus terus didorong sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas, produktivitas, kesejahteraan dan perekonomian masyarakat, khususnya di masa pandemi Covid-19.

Direktur Pembiayaan Pertanian Kementan, Indah Megahwati mengatakan bahwa pelaksanaan perkreditan KUR dibagi menjadi beberapa klaster. Di antaranya klaster padi, jagung, hortikultura, peternakan dan tanaman pangan.

"Jadi kami infokan bahwa KUR kami ini sistemnya sudah klaster, di mana ada klaster tanaman pangan, padi, jagung dan lainnya. Dengan KUR kita akan memiliki keuntungan yang berlipat," jelasnya.


Kolom Komentar

You must login to comment...