PanganNews.id Jakarta - Masa depan pertanian Indonesia diyakini berada di tangan petani milenial. Untuk itu, Kementerian Pertanian terus berupaya melakukan regenerasi dengan menghadirkan lebih banyak generasi milenial untuk menggarap usaha di sektor pertanian.
Hal ini terlihat dari kunjungan kerja wakil menteri pertanian bapak RI Hasvick Hasnul Qolbi ke tiga kabupaten di sumatera Barat yaitu padang pariaman, payakumbuh dan kabupaten solok dari tanggal 27-29 November 2021. serta kunjungan Duta petani milenial dan duta petani andalan Sumatera Barat ke Rumah Dinas gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat dan juga ke dinas tanaman pangan hortikultura dan perkebunan provinsi Sumatera barat. Hariyanda Ade Sagita/ biasa di panggil Nanda pemuda asal Taratak Pauh, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, yg juga merupakan ketua korwil DPM/DPA SUMBAR bersama dengan beberapa pengurus korwil dan juga KOMDA dari beberapa kabupaten/kota yang ada di Sumatera Barat. Melakukan pertemuan Dan Audiensi terkait dengan Regenerasi pertanian dan program pertanian kedepan dengan Gubernur dan wakil gubernur beserta kepala dinas tanaman pangan hortikultura dan perkebunan provinsi Sumatera barat. Nanda juga memberikan tanggapannya. Pertemuan ini merupakan langkah Awal yang sangat bagus dalam menjalin sinergitas antara pemerintah dan duta petani milenial untuk mengajak generasi muda menjadi enterpreneur di bidang pertanian serta membantu para petani muda milenial mengembangkan ide serta usaha yang sedang di kembangkan. Disini para petani millenial Diharapkan bisa banyak memberikan ide mengenai hal hal baru dan inovasi untuk kemajuan para generasi petani di masa yang akan datang, ujar Nanda.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, penguatan peran petani milenial di seluruh Indonesia dimaksudkan untuk mengkoordinasikan informasi dan program-program pembangunan di setiap kabupaten dengan cepat.
Wadah itu ada agar petani milenial dapat bertumbuh secara masif dengan mengoptimalkan peran mereka untuk memacu sektor pertanian semakin melesat hebat. Petani milenial berperan penting dalam mendorong pengembangan jejaring usaha di wilayahnya. Saat ini telah terdata lebih dari 2.000 petani milenial yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia, kata Mentan.
Gubernur mahyeldi mengatakan, semoga regenerasi pertanian di Sumatera mampu merubah perkembangan dan kemajuan sumbar dalam bidang pertanian. Dan juga ditambahkan dengan pernyataan wakil gubernur Sumatera Barat audy joinaldi yaitu diharapkan hadirnya generasi muda duta petani milenial dapat meningkatkan ketahanan pangan dan memajukan pertanian, meningkatkan produksi, dan semakin kokoh menjadi lumbung pangan Sumatera tengah. Dan terus meroket.
Sementara itu, Kepala dinas tanaman pangan hortikultura dan perkebunan provinsi sumatera Barat, Ir. Syafrizal mengatakan DPM/DPA merupakan jalan perubahan pertanian di Sumatera Barat.
DPM dan DPA sudah melakukan berbagai kegiatan di daerah dan tersebar di 34 provinsi. Mereka memiliki usaha yang bervariasi mulai dari hulu hingga hilir bahkan telah menguasai pangsa pasar ekspor dan mekanisasi pertanian. Kehadiran mereka diharapkan mampu menjadi icon pertanian masa kini dan menjadi contoh bagi generasi milenial lainnya untuk menekuni sektor pertanian.


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.