Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Tekan Harga Kebutuhan Pokok saat Ramadhan, Bapanas Gelar Pangan Murah di 90 Kota

Bagikan
Pengurus RT mengumpulkan sembako Bantuan Pangan Non Tunai (BSNT) untuk dibagikan ke penerima manfaat di desa Pabean udik, Indramayu, Jawa Barat, Selasa, 13 Juli 2021. (ANTARA/Dedhez Anggara)
Pengurus RT mengumpulkan sembako Bantuan Pangan Non Tunai (BSNT) untuk dibagikan ke penerima manfaat di desa Pabean udik, Indramayu, Jawa Barat, Selasa, 13 Juli 2021. (ANTARA/Dedhez Anggara)

PanganNews.id - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggelar gerakan pangan murah pada 90 kota se-Indonesia. Hal tersebut dilakukan lantaran melonjaknya bahan kebutuhan pokok pada awal Ramadhan 1444 Hijriyah. 

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan  Bapanas I Gusti Ketut Astawa mengatakan  gerakan pangan murah atau GPM itu dilakukan untuk menekan harga bahan pokok yang naik pada awal Ramadhan..

"Gerakan pangan murah akan dilakukan di ibu kota provinsi dan 90 kabupaten dan kota barometer inflasi pangan sebagai langkah dan upaya dalam meredam gejolak harga pangan," kata Ketut dikutip dari Tempo.co, Sabtu 25 Maret 2023.

Kata Ketut, gerakan pangan murah tersebut diselenggarakan oleh Bapanas, serta berkolaborasi dengan ID Food dan Bulog. 

Bapanas juga menyatakan bakal menggandeng pelaku usaha untuk penyediaan pangan di acara gerakan pangan murah dengan harga murah dan berkualitas. 

Sementara, komoditas bahan pokok yang akan disediakan dalam program gerakan pangan murah ini yakni  beras dan minyak goreng. 

Selain itu juga ada gula, telur ayam, daging ayam, daging sapi, aneka cabai, bawang merah dan bawang putih. 

Diketahui, pada 24 Maret 2023,  Bapans sudah melakukan gerakan pangan murah di 16 provinsi dengan 92 titik lokasi. Program ini juga dilakukan di 80 kabu paten dan kota yang tersebar di 276 titik lokasi.

Penulis: Egi Abdul Mughni
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal