Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Akademisi Ingatkan Petani untuk Pahami Isu Global

Bagikan
Dosen College of Policy Science Ritsumeikan University Jepang, Fitrio Ashardiono saat memberikan pemaparan soal pentingnya memahami iklim global (unej.ac.id)
Dosen College of Policy Science Ritsumeikan University Jepang, Fitrio Ashardiono saat memberikan pemaparan soal pentingnya memahami iklim global (unej.ac.id)

PanganNews.id Jember - Dosen College of Policy Science Ritsumeikan University Jepang, Fitrio Ashardiono mengingatkan para petani kopi Indonesia untuk memahami isu global. 

Hal tersebut ia sampaikan karena komoditas kopi menjadi salah satu komoditas ekspor andalan Indonesia yang banyak memberikan kontribusi bagi pendapatan nasional. Industri kopi dari hulu hingga hilir juga menjadi sumber pendapatan bagi banyak warga Indonesia. 

"Indonesia termasuk negara yang mempunyai banyak kopi dengan identitas yang unik. Sebagai contoh, dari pulau Sumatera memiliki berbagai identitas kopi, salah satunya Kopi Mandailing,"  kata dia saat  menjadi pemateri dalam kegiatan kuliah tamu yang diselenggarakan oleh Center for Gastrodiplomacy Studies (CGS) Universitas Jember di kampus FISIP dikutip dari unej.ac.id, Selasa 28 Maret 2023. 

Cita rasa unik kopi Indonesia itu menjadikan disukai oleh penikmat kopi dari berbagai belahan dunia sekaligus memahat identitas unik Indonesia sebagai negara penghasil kopi. 

Namun, kata dia, perubahan iklim mengancam produksi kopi dunia. Suhu bumi yang makin naik dan hujan yang tak menentu berpotensi mengubah kondisi sebuah daerah.

"Bisa saja daerah yang semula beriklim dingin berubah makin panas. Maka perubahan ini juga akan berakibat pada produksi dan cita rasa kopi," papar dia. 

Dalam paparannya, Fitrio Ashardiono membahas tentang dampak perubahan iklim terhadap kopi dan bagaimana upaya mitigasi yang dapat dilakukan dalam rangka meminimalisasi dampaknya. Ia juga membahas bagaimana peran kopi dalam membentuk identitas suatu negara dalam dunia Internasional.

Sehingga, ia berharap para petani kopi Indonesia mulai sadar dan memahami isu global, terutama perubahan iklim mengingat dampaknya yang besar terhadap industri kopi. 

Kondisi ini, lanjut dia, berbdea dengan sikap petani di Jepang yang sudah sadar bahaya perubahan iklim. Diantaranya dengan berbagai langkah antisipasi, misalnya dengan mulai memindahkan lahan penanaman komoditas tertentu ke tempat yang lebih tahan terhadap dampak perubahan iklim.

"Petani Indonesia kebanyakan masih kurang paham dengah isu global, terutama perubahan iklim dan dampaknya terhadap komoditas mereka. Seharusnya kita mulai mencontoh petani Jepang yang mulai memahami isu ini, kemudian mulai memetakan wilayah yang tahan terhadap dampak perubahan iklim," papar dia. 

Penulis: Egi Abdul Mughni
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal