Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Jadi Daerah Intervensi PPIU, Pemkab Maros Dukung Program Pemuda Tani

Bagikan
Bappeda Maros ingin kembangkan program pemuda tani dengan PPIU.
Bappeda Maros ingin kembangkan program pemuda tani dengan PPIU.

PanganNews.id, Maros - Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Maros bersama Polbangtan Kementan Gowa menggelar District Multi Stakeholder Forum (DMSF) di Baruga B Kantor Bupati pada Selasa 5 April 2023.

Selain membangun sinergitas dengan stakeholder tingkat kabupaten,  Direktur Polbangtan Gowa, Detia Tri Yunandar mengatakan, DMSF bertujuan utama meningkatkan program pembangunan pemuda tani di Pedesaan Lingkup Kabupaten Maros sebagai Daerah Intervensi Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Sulawesi Selatan.

“Sekaligus mendukung generasi muda melalui program pengembangan kewirausahaan dan ketenagakerjaan generasi muda,” kata  Detia Tri Yunandar dikutip dari akun resmi Pemkab Maros, maroskab.go.id. 

Bupati Maros, AS Chaidir Syam menyambut baik diselenggarakan kegiatan ini. Menurutnya, melalui kegiatan ini akan terjalin sinergitas yang baik antar Pemerintah Kabupaten dalam membangun kewirausahaan dan ketenagakerjaan generasi muda di sektor pertanian.

“Ini bagian dari Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Service (Yess). Maka perlu kolaborasi bersama dengan OPD lain, sebab program Yess bukan hanya program Dinas Pertanian tetapi tugas bersama dalam memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Kabupaten Maros,” ungkap Chaidir.

Ia juga menambahkan, hingga saat ini telah terdata 5340 petani milenial di Kabupaten Maros, 3723 diantaranya telah diberikan pelatihan.

Chaidir berharap, kedepan akan lahir 20.000 wirausaha muda yang inovatif, kreatif dan unggul di Kabupaten Maros.

“Seluruh Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Maros harus turut berkolaborasi memenuhi 15 ribu kaum muda untuk mengikuti program yess. Program Yess ini akan menjadi wadah terciptanya lapangan kerja bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 50 peserta terdiri dari Organisasi perangkat daerah (OPD), Koordinator BPP, Perbankan, Mobilizer, petani milenial dan TNA Kabupaten.

Penulis: Luki
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal