Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Ada Kasus PMK pada Sapi di Pasuruan, Peternak Siapkan Antisipasi

Bagikan
Peternakan di daerah Kabupaten Pasuruan (komifo Pasuruan)
Peternakan di daerah Kabupaten Pasuruan (komifo Pasuruan)

PanganNews.id, Pasuruan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, Jawa Timur, kembali menemukan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) yang hingga pada hewan ternak sapi. 

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan mencatat ada199 ekor sapi yang terinfeksi PMK hingga 9 april 2023, 25 ekor masih dalam kondisi sakit, 155 ekor sembuh, 6 ekor mati, 8 ekor dijual dan 5 ekor dipotong paksa.

Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu menjelaskan, dari ratusan sapi yang terinfeksi PMK, kejadian paling banyak di wilayah Kecamatan Lumbang, Prigen dan Kejayan.

Namun karena para peternak sudah memahami cara mengantisipasi PMK dari kasus sebelumnya, maka hewan ternak yang mereka miliki tak sedikit yang sembuh. 

"Kalau dulu mungkin kaget dan panik. Tapi sekarang sudah pinter-pinter para peternaknya," kata Diana dikutip dari Pasuruankab.go.id

Ia menyebut, Pemkab Pasuruan sudah menyebarkan banyak obat-obatan, vitamin plus vaksin dan desinfektan ke semua kecamatan. Utamanya di wilayah yang kasus PMK nya masih mendominasi.

Kata Diana, distribusi vaksin, obat dan vitamin sudah dilakukan sejak akhir desember, lantaran untuk dapat mencover kebutuhan di tribulan awal tahun ini.

"Sebelum desember sudah dropping vaksin, desinfektan sampai obat dan vitamin. Harapannya bisa mengcover awal 2023 sembari juga menunggu dari propinsi," papar dia. 

Penulis: Egi Abdul Mughni
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal