PanganNews.id, Jakarta - Pemerintah China menginginkan adanya peningkatan kerjasama dengan negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di sektor pertanian.
Hal tersebut disampaikan Perdana Menteri China Li Qiang dalam acara pencanangan Tahun Pembangunan Pertanian ASEAN-China dan Kerja Sama Ketahanan Pangan di Beijing.
"China ingin memperdalam kerja sama dengan anggota ASEAN dalam bidang pertanian hijau, pertanian cerdas, dan digitalisasi pertanian," kata Li Qiang dilansir ANTARA, Rabu, 26 April.
Menurut Li Qiang, ketahanan pangan dan pertanian merupakan suatu yang pokok dalam terciptanya perdamaian, stabilitas, dan pembangunan.
"Pertanian juga merupakan bidang kerja sama utama antara China dan negara-negara anggota ASEAN," kata anggota Komite Tetap Biro Politik Partai Komunis China (CPC) itu.
Dia berharap kedua belah pihak bersama-sama meningkatkan ketahanan dan kesinambungan pembangunan pertanian demi menjamin keamanan pangan.
Li juga menyeru kedua belah pihak meningkatkan kerja sama kemitraan strategis komprehensif dan bersama-sama mencapai tujuan Agenda Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 2030.
Mantan wali kota Shanghai itu juga mengharapkan peningkatan kerja sama dalam bidang pengentasan kemiskinan dan revitalisasi kawasan perdesaan. (egi)


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.