Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Jokowi Puji Pondok Pesantren Berbasis Agrobisnis di Bandung

Bagikan
Presiden Jokowi meninjau agrobisnis di pesantren Al Ittifaq Bandung (Setneg)
Presiden Jokowi meninjau agrobisnis di pesantren Al Ittifaq Bandung (Setneg)

PanganNews.id, Bandung - Pondok Pesantren Al Ittifaq Soreang Bandung, Jawa Barat membuat presiden Joko Widodo alias Jokowi tertarik karena agrobisnis yang dijalani pondok tersebut. 

Ketertarikan itu muncul saat Jokowi mengunjungi pondok pesantren tersebut belum lama ini. Jokowi bahkan mengapresiasi pihak pondok dan mengharap ada banyak pondok berbasis agrobisnis di Indonesia. 

 “Tinggal menginduk dan copy paste,” kata Presiden dikutip dari cakrawala.co, Selasa 2 Mei 2023.

Sebab pesantren Al Ittifaq itu tidak hanya mengajari santrinya mengaji seperti biasanya, tapi juga mengjaki kitab-kitab alamiyah, yang bersumber dari alam dan mempraktekkannya langsung ke kehidupan mereka di pondok. 

Hasil produk pertanian itu kemudian  dijual ke pasar minimarket, supermarket dan langganannya yang tersebar di berbagai kawasan.

Pimpinan pondok prsantren, KH Fuad Affandi, menyebut bahwa model pesantren berbasis agrobisnis itu   dikembangkan karena ia meyakini tidak semua santri memilih jalan untuk jadi pendakwah atau pengajar, tapi juga tak sedikit santri yang ingin berbisnis.

Sementara, salah satu pengurus pondok pesantren, Rizal menyebut, para santri diajarkan cara berbisnis agrobisnis mulai dari penyemaian hingga panen.

"Santri mengolah tanaman dari mulai pembibitan, menanam hingga panen," ujar Rizal. 

Rizal menuturkan, kegiatan santri tradisional sejak pukul 07.00 WIB hingga 11.00 WIB diperuntukkan untuk bercocok tanam  di kebun milik pesantren seluas 14 hektare. Sisanya mereka pergunakan waktu untuk mengaji.

"Santri disini dengan yang tidak mukim jumlahnya 1.000 orang. Kalau yang mondok ada 300 orang. Santri Salafinya (tradisional) ada 100 orang," papar dia. 

Para santri diberi tanggungjawab mengelola satu lahan dengan dibarengi mentor yang merupakan alumni pondok pesantren. 

"Pemasaran kita sudah ke supermarket di Bandung dan Jakarta serta Tangerang. Disini liburnya 1 dan 2 syawal, lainnya gak libur. Produksi tiap hari dua ton ke atas dari berbagai jenis tanaman," tutup dia. (egi)

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal