Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Inspiratif! Petani di Serang Buat Pupuk Organik dari Dasar Jerami, Ini Kelebihannya

Bagikan
Ilustrasi petani sedang membuat pupuk organik dari Jerami (Istimewa)
Ilustrasi petani sedang membuat pupuk organik dari Jerami (Istimewa)

PanganNews.id, Serang - Sejumlah petani yang tergabung dalam kelompok tani Karya Tani Muda berhasil membuat pupuk organik berbahan dasar jerami. 

Para petani asal Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang itu berinovasi mengolah jerami menjadi kompos.  Inovasi tersebut, terinspirasi dari tanaman yang tumbuh subur diatas bekas jerami busuk.

Ketua Karya Tani Muda, Lalan mengatakan, kandungan hara dalam kompos jerami menyimpan potensi besar sebagai pupuk organik. Selain itu, memiliki kandungan C-organik yang tinggi.

Sehingga, penggunaan kompos jerami untuk tumbuhan akan menambah kandungan bahan organik tanah, serta dapat membantu mengurangi penggunaan pupuk kimia

“Pemakaian kompos jerami yang konsisten dalam jangka panjang, akan dapat menaikkan kandungan bahan organik tanah, mengembalikan kesuburan tanah, dan memperbaiki struktur tanah yang rusak,” kata Lalan,  dikutip dari satelitnews.id baru-baru ini. 

Saat, kelompok tani itu sedang mencoba belajar pengomposan jerami sisa panen langsung dilahan sawah. Namun dalam prosesnya, tidak ada kegiatan pembakaran, lantaran dapat menimbulkan polusi udara.

Ia menjelaskan cara pembuatan kompos itu. Pertama, papar dia, jerami dicacah, kemudian direndam satu hari, disemprot POC/Dekomposer+molase/air gula merah, dan biarkan terendam minimal dua minggu.

Setelah itu, langsung digunakan untuk tanaman agar tumbuh subur. Inovasinya tersebut kata Lalan, sebelumnya telah diuji coba oleh rekannya, Lemboy, pada media tanam polybag untuk tanaman cabai dan hasilnya juga lebih bagus dan subur.

“Jadi saya terinspirasi dari beberapa barisan tanaman padi, yang kebetulan tumbuh diatas bekas jerami busuk,” tutup dia. (egi)

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal