PanganNews.id, Bogor - Masyarakat Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Perikanan Air Tawar di Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, berhasil menyulap bekas sawah menjadi kolam yang menguntungkan.
Lahan bekas sawah yang mereka sulap itu berhasil memproduksi ikan air tawar jenis nila sebanyak 3 ton di tahun 2022 yang awalnya hanya 2 kwintal pada tahun 2021.
Dikutip dari kkp.go.id, mereka secara resmi berdiri pada Agustus 2020 dan baru memulai kegiatan budidaya pada akhir 2020. Awalnya masyarakat tersebut bertani dan berkebun dan tidak ada kolam budidaya ikan sama sekali disana.
Penyuluh Perikanan Satuan Administrasi Pangkal (Satminkal) Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan (BRPBATPP) Bogor, Nurkholik, menyebut mereka sepakat banting setir ke budidaya perikanan, dengan harapan dapat meningkatkan taraf hidup.
"Mereka mulai bertahap dari nol, karena tidak mempunyai kolam ikan pada awalnya. Ini merupakan tegalan atau sawah gitu, yang tadinya bisa digunakan untuk palawija sekarang mereka buat untuk lahan budidaya. Mereka gali sendiri, mereka bentuk kolam-kolam seperti ini menjadi hamparan untuk kegiatan budidaya," ujar Nurkholik.
Sementara, Ketua Pokdakan Budidaya Air Tawar, Mamat mengaku atas bantuan Nurkholik mereka berhasil menaikkan taraf hidupnya.
"Budidaya di sini ikannya ikan nila merah sama ikan nila putih. Kalau untuk pendampingan dari Pak Nurkholik, satu cara merawat, yang kedua cara memilih pembenihan untuk yang ditanam di kolam ini dan cara memberi pakan," tutur dia. (egi)


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.