Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Perkuat Hilirisasi demi Tingkatkan Manfaat buat Petani dan Nelayan

Bagikan
Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, bersama pelaku usaha dan Kadistanbun Aceh, Cut Huzaimah, sedang memperlihatkan produk. (Serambinews.id)
Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, bersama pelaku usaha dan Kadistanbun Aceh, Cut Huzaimah, sedang memperlihatkan produk. (Serambinews.id)

PanganNews.id, Banda Aceh- Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, menyampaikan pidato pengarahannya dalam acara pembukaan Pekan Daerah (Peda) Petani dan Nelayan saat acara  diselenggarakan Distanbun, di Saree, Aceh Besar, Kamis (11/5/23) kemarin.

Sahabat PanganNews.id melansir dari serambinews.com, Achmad Marzuki menjelaskan bahwa kegiatan Peda tersebut bertujuan untuk persiapan Penas KTNA (Kongres Tahunan Nasional Asosiasi Petani) yang akan diadakan di Sumatra Barat pada tanggal 10 Juni 2023 nanti.

Selain itu, Achmad Marzuki berharap kegiatan tersebut juga dapat menciptakan usaha hilirisasi di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.

Tujuan dari hilirisasi ini adalah untuk memberikan manfaat kepada petani dan nelayan dalam membangun kegiatan usaha pertanian dari hulu hingga hilir, serta meningkatkan ketahanan pangan daerah dan kesejahteraan hidup petani dan nelayan di Aceh.

Selain itu dirinya menyebutkan bahwa hilirisasi sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan dapat menghasilkan berbagai jenis produk makanan dan minuman yang siap dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal, nasional, internasional, dan ekspor.

Dia memberikan contoh pengembangan tanaman kopi di daerah Gayo, Aceh, di mana produksi biji kopi lebih banyak diekspor daripada diproduksi untuk kebutuhan dalam negeri.

Selain itu, Pj Gubernur Aceh ini juga menyebutkan pengembangan komoditi pangan yang masih diimpor, seperti kacang kedelai. Ia menyarankan agar bibit unggul kacang kedelai dikembangkan secara meluas untuk memenuhi kebutuhan bahan baku tempe dan tahu di Aceh.

Pada acara Peda Petani dan Nelayan tersebut, terdapat pameran berbagai produk pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang memiliki peluang pasar yang luas.

Achmad Marzuki mendorong para pelaku usaha untuk menjalin kontak bisnis dengan PT Pembangun Aceh (Pema), BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) Kabupaten/Kota, dan perusahaan yang bergerak dalam bidang agrobisnis untuk memproduksi produk-produk tersebut dalam jumlah besar.

Masih kata Achmad Marzuki, dirinya mengingatkan agar unit-unit usaha pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang telah berhasil berproduksi dapat mendekatkan diri dengan dunia perbankan untuk mendapatkan bantuan kredit KUR (Kredit Usaha Rakyat) dengan bunga rendah 6 persen dari BSI (Bank Syariah Indonesia) dan BAS (Bank Aceh Syariah).

Sementara Kadistanbun Aceh, Cut Huzaimah, menyambut baik saran dan usul yang disampaikan oleh Pj Gubernur Achmad Marzuki dan akan memperhatikannya.

Agar usaha hilirisasi di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan di Aceh dapat tumbuh dan berkembang di masa depan," harapnya. (Nicko)

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal