Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

BRIN dan Australia Kembangkan Konsep Fishway untuk Siklus Hidup Ikan

Bagikan
BRIN dan Australia Kembangkan Konsep Fishway untuk Siklus Hidup Ikan
BRIN dan Australia Kembangkan Konsep Fishway untuk Siklus Hidup Ikan

PanganNews.id, Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional  (BRIN) bersama Charles Sturt University Australia, Australian Water Partnership (AWP), dan Food Agricultural Organization (FAO) mengembangkan konsep Fishway. 

"Kita akan membahas bagaimana integrasi dari pembangunan menyeluruh, tetapi dapat melindungi ekosistem sungai di Indonesia. Jika kita bicara perikanan darat, banyak tangkapan ikan menurun drastis. Salah satunya akibat dampak dari pembangunan bendungan, baik kecil maupun besar," kata Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN, Mego Pinandito dikutip dari brin.go.id. 

Menurutnya, konsep fishway atau tangga ikan, yaitu inovasi jalur buatan di sekitar gerbang bendungan yang dapat membantu ikan air tawar bermigrasi ke habitat tertentu. Tujuannya untuk mempertahankan siklus kehidupan ikan-ikan tersebut.

"Tanpa adanya jalur ini, banyak jenis ikan tidak mampu melewati barrier yang muncul, karena pembangunan bendungan atau sistem irigasi. Selain itu juga mengakibatkan hilangnya spesies ikan," papar dia. 

Mego berharap, teknologi yang sudah menjadi hasil kerja sama penelitian antara BRIN dengan Pemerintah Australia, dapat mengembangkan berbagai model fishway. Sesuai dengan infrastruktur bendungan agar tidak menghalangi siklus hidup ikan.

" Riset dan inovasi kini terus dikembangkan, untuk membantu menjaga keseimbangan sistem irigasi dan ekosistem ikan perairan darat. Terutama dalam membantu ikan melakukan pergerakan antar habitat, atau migrasi untuk mempertahankan siklus hidupnya, ucapnya.

Berbagai perencanaan pembangunan di Indonesia mengutamakan kelestarian dan keanekaragaman hayati. Sesuai dengan program pembangunan berkelanjutan dan Instruksi Presiden. 

"Ikan menjadi sumber pangan penting bagi masyarakat sehingga perlu dilestarikan. Sebab, Ikan khususnya air tawar, memiliki life cycle migrasi dari hulu ke hilir. Sebaiknya, perencanaan sistem irigasi harus memerhatikan keberlangsungan hidup ikan. Karena jika ikan dilestarikan, volume daging yang dihasilkan akan naik, sehingga konsumsi protein dan nutrisi masyarakat akan naik," tutup Mego.(egi)

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal