PanganNews.id, Kuningan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan memilih Novia Poni Agustiyani, menjadi pemuda Pelopor tahun 2023.
Warga Desa Parung, Kecamatan Darma dipilih karena memiliki inovasi di bidang pangan. Inovasi dalam sektor pangan itu akan dibawa oleh Novia untuk beradu Inovasi di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Inovasi yang diangkat Novia adalah pengolahan biji hanjeli sebagai ikon pangan lokal Jawa Barat.
Gagasannya tersebut, berhasil merebut perhatian juri dan meloloskannya untuk maju di Jawa Barat.
“Konsep pemberdayaan yang saya lakukan yakni bertajuk pemberdayaan dan Pengolahan Biji Hanjeli Menjadi Bahan Baku Makanan dan Kue Salju,” kata Novia dikutip dari kuninganmass.com, Minggu 21 Mei 2023.
Inovasi itu, kata Novia, dibawa karena Indonesia dikenal sebagai negara yang mempunyai berbagai jenis bahan pangan lokal seperti beras, talas, sagu, ubi-ubian dan termasuk hanjeli.
Namun, Hanjeli yang merupakan salah satu ikon pangan lokal Jawa Barat, justru hampir punah.
Mungkin, kata Novi, banyak orang yang sudah melihat tanaman ini biasa digunakan sebagai aksesoris (tasbih, gelang dan kalung) tapi tidak banyak orang yang tahu bahwa Hanjeli kaya akan gizi dan vitamin E, bisa diolah sebagai bahan makanan.
“Tekstur yang kenyal dan tidak lengket membuat Hanjeli bisa diolah menjadi makanan alternatif yang enak seperti bubur atau pengganti beras. Bahkan hanjeli bisa dibuat dodol, tape, tepung hanjeli dan rengginang, bahkan bisa diinovasi menjadi kue kering yang sekarang digelorakan,” papar dia. (egi)


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.