Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Peternak di Bogor Dapat Pelatihan Pakan Silase, Ini Manfaatnya buat Kambing dan Domba

Bagikan
Mahasiswa IPB University berswafoto bersama para peternak kambing di Desa Cihideung Ilir (ipb.ac.id)
Mahasiswa IPB University berswafoto bersama para peternak kambing di Desa Cihideung Ilir (ipb.ac.id)

PanganNews.id, Bogor - Himpunan Mahasiswa Nutrisi dan Makanan Ternak (Himasiter) Fakultas Peternakan (Fapet) IPB University melatih para peternak di Desa Cihideung Ilir, Kabupaten Bogor untuk membuat pakan silase. 

Ketua Himasiter IPB University Dodi Wahyudi mengatakan, pelatihan pembuatan pakan silase itu bertujuan untuk memberikan pengetahuan para peternak kambing dan domba agar mampu mengefisiensikan biaya pakan.

Pelatihan pembuatan pakan ini disampaikan oleh Hajrian dan Hadi yang merupakan alumni Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan (INTP) Fapet IPB University di peternakan domba milik Supriadi, salah satu peternak di Desa Cihideung Ilir, Kabupaten Bogor.

“Pakan silase merupakan pakan yang berbahan dasar rumput segar yang difermentasi menggunakan EM4 dan molases. Rumput segar tersebut dapat berupa rumput gajah, rumput raja, odot dan masih banyak lagi,” kata Hajrian, Senin 30 Mei 2023. 

Hajriah memaparkan, proses pembuatan pakan silase ini sangatlah mudah.

Pertama, rumput gajah dicacah dengan ukuran 5 sentimeter.

Kemudian, rumput yang telah dicacah dicampurkan dengan EM4 dan molases hingga merata. Terakhir, rumput tersebut disimpan di dalam plastik trash bag lalu di-vacum untuk memastikan rumput dalam keadaan anaerob.

“Lama waktu fermentasi pakan silase ini hanya satu minggu dan langsung bisa diberikan kepada ternak. Kualitas pakan silase dapat dilihat dari warna dan baunya. Jika warna rumput yang difermentasi masih berwarna kehijauan dan tidak ada jamur serta baunya wangi, maka kualitasnya baik,” papar dia.

Sementara Hadi menambahkan, pakan silase memiliki banyak kelebihan dibandingkan pakan lain seperti konsentrat.

“Pakan silase lebih tahan lama, dapat meningkatkan palatabilitas, lebih efisien dan mudah dibuat serta dapat menekan biaya operasional,” kata dia.

Selain itu, lanjutnya, pembuatan pakan silase ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan pakan, terutama hijauan sepanjang waktu. Pasalnya, faktor cuaca seringkali menjadi masalah yang umum dalam penyediaan hijauan pakan. 

“Pada saat musim hujan hijauan, pakan ini tersedia cukup berlimpah, bahkan melebihi kebutuhan. Akan tetapi pada saat musim kemarau hijauan pakan sangat kurang karena kondisi lahan kering. Oleh karena itu pembuatan pakan silase untuk menyediakan pakan hijauan sepanjang waktu. Proses pengolahan pakan melalui fermentasi agar menjadi lebih awet,” sebut Hadi.

Peternak di Bogor, Supriadi mengucapkan terima kasih kepada Himasiter IPB University yang sudah mengadakan pelatihan ini.

Ia mengaku, selama ini para peternak di desanya belum pernah mendapatkan pelatihan serupa, sehingga ternak mereka hanya diberikan rumput segar dan jika musim kemarau mengaku kesulitan mencari rumput.

“Setelah pelatihan ini, saya dan peternak yang ada di Cihideung Ilir akan mencoba membuat silase sendiri dengan menggunakan rumput yang berlimpah saat musim hujan agar ketersediaan pakan dapat terjaga sepanjang waktu,” tutup dia.

Penulis : Egi Abdul Mugni 
Editor :  Ryan Muttaqien 

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal