Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Produksi Beras Nutri Zinc demi Atasi Stunting, Purwakarta Siapkan Ribuan Lahan Sawah di 12 Kecamatan

Bagikan
Kabupaten Purwakarta menyiapkan ribuan hektare sawah demi gencarkan produksi beras Nutri Zinc untuk atasi stunting. (Diskominfo Purwakarta)
Kabupaten Purwakarta menyiapkan ribuan hektare sawah demi gencarkan produksi beras Nutri Zinc untuk atasi stunting. (Diskominfo Purwakarta)

PanganNews.id, Purwakarta - Pemerintah Kabupaten Purwakarta tengah fokus dalam menyiapkan lahan padi Nutri Zinc sebagai bagian dari upaya mengatasi stunting di Kabupaten Purwakarta.

Ribuan hektar area persawahan dipersiapkan khusus dimanfaatkan untuk ikut mengembangkan dan memproduksi beras Nutri Zinc bagi penderita stunting.

Menurut Kepala Dinas Dispangtan Purwakarta, Sri Midan Jaya, area yang disiapkan untuk lahan padi Nutri Zinc sudah melalui observasi intensif jajarannya.

"Sebelumnya kami sudah mendapatkan arahan dari Ibu Bupati Anne Ratna Mustika untuk memproduksi beras Nutri Zinc. Lalu kami melakukan sejumlah langkah penyiapan yang dimulai sejak 2020 lalu," kata Midan.

Midan menjelaskan, dari total 2.425 hektar, area persawahan yang disiapkan itu tersebar di 12 kecamatan di seluruh Purwakarta.

Areal terluas ada di Kecamatan Wanayasa seluas 800 hektar.

Lalu di Kecamatan Purwakarta seluas 300 hektare, Babakancikao (280 hektare), Jatiluhur (170 hektare), Pondoksalam (150 hektare), Sukatani (140 hektare), Darangdan (130 hektare), Pasawahan (100 hektare), Bojong (100 hektare), Sukasari (100 hektare), Plered (80 hektare) dan Kecamatan Bungursari seluas 75 hektare. 

Midan menjelaskan, varietas padi yang ditanam di areal persawahan itu adalah varietas unggul jenis Inpari IR Nutri Zinc.

Varietas itu memiliki kandungan unsur Zinc yang lebih tinggi dibandingkan varietas padi lain. Beras yang dihasilkan padi varietas ini sangat baik bagi penderita stunting.

Dikutip dari website Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian menyebutkan padi varietas Inpari IR Nutri Zinc adalah varietas padi sawah (pertama di Indonesia) yang memiliki kandungan unsur Zn (Zinc) lebih tinggi (± 25%) daripada varietas yang lain. 

Varietas padi tersebut dilepas pada tahun 2019 dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian No. 168/HK.540/C/01/2019.

Inpari IR Nutri Zinc berpotensi mencegah terjadinya stunting.

Diketahui, stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan pada anak sehingga memiliki ukuran tinggi badan lebih rendah (kerdil) dari standar usianya. 

Stunting dapat dicegah dengan mengkonsumsi pangan bergizi, diantaranya beras yang mengandung Zinc tinggi seperti Inpari IR Nutri Zinc. Rata-rata kandungan Zn Inpari IR Nutri Zinc 29,54 ppm (parts per million).

Langkah itu ditempuh menindaklanjuti perintah Presiden RI Joko Widodo yang meminta semua daerah ikut aktif mengentaskan stunting untuk mengamankan bonus demografi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

"Presiden meminta semua kepala daerah untuk fokus dan bersungguh-sungguh mengentaskan stunting. Perintah itu kita tindak lanjuti dengan salah satunya adalah ikut memproduksi beras kualitas tinggi untuk dikonsumsi bagi para penderita stunting," kata Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, Selasa, 18 Juli 2023.

Penulis: R Muttaqien
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal