PanganNews.id, Bogor - Anggota Komisi IV DPR RI Endang Setyawati Thohari mendorong Kementerian Pertanian untuk mendukung usaha pertanian kecil dan irigasi kecil di tingkat provinsi.
"Saya sebagai Komisi lV DPR RI Mendorong Kementerian Pertanian untuk jalan-jalan usaha pertanian kecil, kemudian irigasi kecil karena kalau yang besar-besar itu ditangani oleh kementerian PUPR, tidak ada di provinsi," kata Endang Thohari sapaan akrabnya, Senin 7 Agustus 2023.
Endang Thohari juga menekankan pentingnya pemetaan wilayah di Kota Bogor, khususnya di Bogor Barat, untuk melindungi tanah subur yang digunakan untuk pertanian.
Seperti penanaman padi anti Stunting.
Tanah tersebut perlu dilindungi dari intervensi orang luar yang ingin mendirikan agro wisata tanpa memperhatikan potensi pertanian.
Selain itu dirinya pun mendorong agar peraturan daerah (perda) mengatur perlindungan lahan pertanian, sehingga tidak boleh digunakan untuk perumahan dan industri.
Agro wisata sebaiknya dikembangkan dengan mempertimbangkan potensi pertanian, bukan hanya untuk hiburan semata.
Menurut dia, Kota Bogor perlu ada pemetaan dalam bidang pertanian.
"Sehingga kalau ada tanah yang subur yang biasa di tanami seperti di wilayah Bogor Barat, kebetulan saya kan nanam padi anti Stunting tapi kalau ngga ada proteksi dari walikota nya di intervensi banyak yang masuk dari orang orang luar dan itu jelas jelas bukan orang Bogor pada mau mendirikan istilah nya agro wisata tapi ternyata bukan. Nah ini mestinya ada pemetaan wilayah yang dikeluarkan oleh walikota," tegas dia.
Sebab itu, pihaknya sangat mendorong perda lahan yang harus dilindungi untuk lahan pertanian atau tidak boleh untuk perumahan dan industri.
"Walaupun dibangun agro wisata namun harus di lakukan dan di sesuaikan dengan potensi pertanian jadi jangan agro wisata yang untuk hiburan saja dan jangan salah konsep," imbuh dia.
Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.