Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Kembalikan Unsur Hara Tanah, Mahasiswa Universitas Jember Ajak Petani Gunakan Pupuk Organik

Bagikan
Universitas Jember melakukan sosialisasi bahaya pupuk kimia kepada petani Kediri (unej.ac.id)
Universitas Jember melakukan sosialisasi bahaya pupuk kimia kepada petani Kediri (unej.ac.id)

PanganNews.id, kediri - Fakultas Pertanian Universitas Jember mengajak petani di Desa Kranding, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri untuk kembali membiasakan penggunaan pupuk organik. 

Dekan Fakultas Pertanian Univertas Jember, Prof. Dr. Ir. Soetrino menyebut, penggunaan pupuk organik memiliki kemampuan mengembalikan dan memperbaiki unsur hara pada tanah. 

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri panen raya jagung Di Desa Kranding, Kecamatan. Mojo, Kabupaten Kediri, Selasa 8 Agustus 2023.  

Menurutnya, unsur hara tanah semakin hari semakin berkurang. Kondisi idealnya adalah 5 persen, namun fakta dilapangan kandungan unsur hara tanah saat ini tidak ada yang lebih dari 2,5 persen. Sehingga, untuk mengembalikan ke kondisi normal butuh perlakuan khusus.

“Kajian terapan ini juga bisa menjadi kampanye penggunaan pupuk organik untuk memelihara kandungan unsur hara dalam tanah, yang bermanfaat untuk keberlanjutan pertanian di Indonesia,” kata dia. 

Kajian terapan penggunaan pupuk organik kerjasama Universitas Jember dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Timur tersebut, dilakukan di wilayah Kabupaten yang berada di lereng Pegunungan Wilis. Ada 6 Kabupaten yakni Kediri, Tulung Agung, Trenggalek, Nganjuk, Madiun dan Ponorogo. 

Ia lalu menjelaskan, untuk mengembalikan unsur hara tanah tidak bisa instan, dibutuhkan penerapan minimal 2 kali dalam setahun selama 2 hingga 3 tahun. 

"Melalui kegiatan ini, saya berharap petani bisa membuat pupuk organik sendiri sehingga tidak lagi bergantung pupuk kimiawi dan selanjutnya bisa mengaplikasikan pada lahan mereka sendiri,” terang dia. 

Sementara itu, Kepala Desa Kranding, Badiuszzaman menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Universitas Jember. Ia mengatakan, 80 persen warga Desa Kranding berptofesi sebagai petani dan mayoritas masih menggunakan teknologi jadul untuk bertani.

“Sekarang, petani bisa mempraktekkan pengetahuan membuat dan mengaplikasikan penggunaan pupuk organik yang manfaatnya selain meningkatkan produktivitas pertanian juga bisa memperbaiki unsur hara tanah,” katanya. 

Menurutnya, dengan menggunakan pupuk organik, bisa menjaga kelembaban tanah, tanaman lebih kuat dan tahan akan serangan hama serta penyakit.

Penulis : Egi Abdul Mugni 
Editor : R Muttaqien 

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal