Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Petani Sayur di Batang 'Nyayur' Ikut Operasi Pasar Murah

Bagikan
PETANI : Para petani sayur jual hasil panen mereka di Operasi Pasar Murah di Batang (Pemprov Jateng)
PETANI : Para petani sayur jual hasil panen mereka di Operasi Pasar Murah di Batang (Pemprov Jateng)

PanganNews.id, Jateng – Para petani sayur di wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, turut terlibat dalam Operasi Pasar Murah yang digelar oleh Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta). 

Kepala Ketahanan Pangan, Dispaperta Batang, Dewi Wuryanti, menjelaskan, melalui Operasi Pasar Murah pihaknya sengaja memberikan kesempatan kepada para produsen sayur untuk menjual langsung produk-produknya kepada konsumen, dengan harga lebih rendah daripada harga pasaran. 

“Mereka sedang memasuki masa panen, sehingga bisa langsung terjual. Otomatis perekonomian petani ikut terangkat,” kata Dewi, Kamis 5 Oktober 2023.

Selain itu, dalam Operasi Pasar Murah tersebut, Pemkab Batang juga mendistribusikan paket sembako yang berisi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng, dan gula pasir, dijual dengan harga Rp80 ribu. 

Harga tersebut, menurut Dewi, lebih murah daripada harga pasaran karena harga beras SPHP di pasar mencapai Rp54 ribu per lima kilogram. Sementara, beras medium dari Gapoktan dijual dengan harga Rp12-13 ribu per kilogram di pasaran.

Di tempat yang sama, Camat Warungasem, Darsono, menyampaikan, harga sembako di pasar masih cukup tinggi, sehingga Operasi Pasar Murah menjadi salah satu cara untuk meringankan beban perekonomian warga kurang mampu.

“Warga sangat antusias dan ini bisa menjawab keresahan mereka terkait kenaikan harga bahan pangan,” tandasnya.

Salah satu petani sayur dari Kecamatan Bawang, Faurul, menuturkan, ia menjual bawang merah seharga Rp15 ribu, cabai merah keriting Rp25 ribu, tomat Rp5 ribu.

“Semuanya lebih murah Rp2 ribu sampai Rp13 ribu dibandingkan di pasar,” ungkapnya.

Penulis : Egi Abdul Mugni 
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal