Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Krisis Air, Pelaku Budidaya Ikan di Bogor Beralih jadi Ojol

Bagikan
Ilustrasi kekeringan berdampak pada pelaku budidaya ikan di Bogor. (istimewa)
Ilustrasi kekeringan berdampak pada pelaku budidaya ikan di Bogor. (istimewa)

PanganNews.id, Bogor - Fenomena El Nino rupanya berdampak pada sektor perikanan di Kota Bogor.

Data terbaru dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mencatat bahwa hampir 50 persen dari sekitar 50 Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) di kota ini telah berhenti beroperasi karena kesulitan air yang dihadapi.

Menurut Kepala Bidang Perikanan DKPP Kota Bogor, Linda Yusilawati, krisis air ini telah dimulai sejak awal Juli, dengan sumber-sumber air seperti sumur, irigasi, dan sungai tidak lagi memberikan suplai yang memadai.

"Kurangnya curah hujan sangat mempengaruhi produksi ikan, karena ikan membutuhkan air sebagai kebutuhan utamanya," ungkapnya, Jumat 6 Oktober 2023.

Dari data yang terhimpun, sekitar 30-50 persen pelaku budidaya ikan, baik untuk konsumsi maupun ikan hias, telah terpaksa menghentikan operasional mereka.

Untuk bertahan hidup, sebagian dari mereka beralih ke sektor pertanian yang kurang bergantung pada pasokan air. Namun, ada juga yang beralih ke berjualan di pasar atau bahkan menjadi driver ojek online.

Linda mengakui bahwa pihaknya memiliki keterbatasan anggaran untuk mengatasi situasi ini. Meskipun demikian, mereka terus memberikan penyuluhan dan pendampingan kepada para pelaku budidaya ikan yang masih beroperasi.

"Kami baru-baru ini menerima kunjungan dari pihak kementerian untuk membahas kondisi perikanan, terutama ikan hias," tambahnya.

Meskipun situasi sulit, pasokan ikan konsumsi dari luar daerah masih stabil, sehingga kebutuhan masyarakat akan ikan tetap terpenuhi.

"Alhamdulilah, pasokan ikan konsumsi dari luar daerah tetap stabil, sehingga kebutuhan ikan bagi masyarakat masih terjamin," tutup Linda.

Reporter: Ajat Nicko
Editor : R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal