Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok, Kota Bekasi Gelar Gerakan Pangan Murah buat warga Rawalumbu

Bagikan
CEK : Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad saat meninjau GPM di Rawalumbu. (Pemkot Bekasi)
CEK : Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad saat meninjau GPM di Rawalumbu. (Pemkot Bekasi)

PanganNews.id, Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Kantor Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Senin 16 Oktober 2023.

GPM di Kota Bekasi menyediakan berbagai produk bahan pangan beragam dengan harga terjangkau.

Seperti beras, gula pasir, daging ayam, daging sapi, minyak goreng, tepung terigu, aneka buah dan sayur serta produk-produk UMKM lainnya.

Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar bertujuan untuk meningkatkan akses bagi masyarakat terhadap pemenuhan kebutuhan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau.

Sekaligus untuk memastikan harga bahan pokok aman dan terkendali dan tentunya untuk mencegah kenaikan harga pangan di masa yang akan datang.

Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad bersama Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm. Rico Ricardo Sirait, Wakapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Dhany Aryanda, serta jajaran Disketapangtanikan Kota Bekasi, dan Camat/Lurah setempat hadir menyaksikan langsung jalannya GPM yang berhasil meraih antusias tinggi dari masyarakat sekitar.

Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota Bekasi untuk mengatasi kenaikan harga bahan pangan pokok.

Sebab dapat menyebabkan meningkatnya pengeluaran biaya pangan bagi masyarakat.

Jika tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan, akan berimbas kepada tingkat kesejahteraan masyarakat yang akan menurun.

"Sebagai langkah solutif, Pemerintah telah meningkatkan produksi pangan dan memperkuat cadangan pangan dan juga melalui Badan Pangan Nasional telah memutuskan menambah pasokan dari luar negeri sebesar 2 juta ton beras untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat," kata Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad.

Sedangkan Pemerintah Kota Bekasi, kata dia, telah menyiapkan cadangan pangan sebanyak 23 ton beras, serta akan terus berupaya untuk meraih ketahanan pangan.

"Dengan meningkatkan produksi pertanian, perikanan dan juga menjamin kebutuhan bahan pangan pokok bagi masyarakat tetap tersedia," kata dia.

Ia pun menghimbau kepada seluruh masyarakat yang hadir untuk ikut serta menjaga ketahanan pangan dengan menerapkan berbagai langkah yang bisa diterapkan di rumah tangga masing-masing, dan dimohon untuk tidak panic buying.

Gani menyebut, menjaga ketersediaan bahan pangan pokok bisa dilakukan dengan berbagai cara, yakni menganekaragamkan pangan dengan menggantikan bahan pangan beras ke pangan lainnya.

Seperti ubi, singkong dan sumber pangan lokal lainnya, memanfaatkan pangan dengan se-selektif mungkin, hemat pangan dan tidak boros pangan serta tidak membuang-buang makanan.

"Serta mulai menanam dengan memanfaatkan lahan atau perkarangan, dan Pemerintah Kota Bekasi siap memberikan pendampingan dan menyediakan tempat konsultasi di pusat edukasi tani serta menyediakan bibit di bibit center Kota Bekasi," ujar Gani.

"Lakukan belanja pangan dengan bijak, tidak melakukan panic buying ketika terjadi kenaikan harga dan kelangkaan pangan, karena Pemerintah akan terus menjamin ketersediaan pangan," pungkas dia.

Editor : R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal