PanganNews.id, Bogor - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui TIM Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) mengirimkan bantuan sebanyak 60.000 butir telur ke 12 Kecamatan.
Pemberian bantuan telur dari CSR Perumda Tirta Kahuripan itu dilakukan Pemkab Bogor untuk Intervensi kasus stunting di Kecamatan Cisarua, Cibungbulang, Pamijahan, Leuwiliang, Jasinga, Caringin, Leuwisadeng, Sukamakmur, Klapanunggal, Sukaraja, Cigudeg, dan Sukajaya.
Ketua TP PKK Kabupaten Bogor, Halimatus Sadiyah Iwan menyampaikan bahwa bantuan itu merupakan langkah awal dan akan dilakukan selanjutnya.
“Terima kasih sudah mempercayai PKK Kabupaten Bogor untuk menyalurkan bantuan ini, dimana Ketua PKK mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga ke desa merupakan ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di wilayahnya masing-masing,” ungkap Halimatu Sadiyah, Senin 16 Oktober 2023.
Halimatu Sadiyah menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor saat ini sedang gencar dalam upaya penanganan stunting demi mewujudkan zero stunting di Kabupaten Bogor. Bantuan telur ini nantinya tidak hanya diberikan kepada anak yang terindikasi stunting, tapi juga kepada ibu hamil.
“Semoga penyaluran 60 ribu butir telur kepada ketua PKK kecamatan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat kita dalam rangka perbaikan gizi, dan upaya pencegahan stunting yang ada di wilayah Kabupaten Bogor. Karena telur memiliki kandungan protein yang tinggi bagi balita untuk meningkatkan berat badan dan tinggi badan,” jelasnya
Selanjutnya, Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Abdul Somad menerangkan, pihaknya percaya PKK Kabupaten Bogor bisa mendistribusikan bantuan ini untuk masyarakat.
Khususnya dalam program percepatan penurunan stunting. Karena PKK juga sedang fokus dalam kegiatan penurunan stunting.
"Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat, kami sangat terbuka kepada PKK Kabupaten Bogor, ketika ada kebutuhan lain, kita bisa bekerjasama," kata dia.
"Jadi kami berharap kerjasama ini tidak hanya terbatas di program stunting saja namun bisa di program lainnya untuk kepentingan masyarakat," papar Abdul Somad.
Reporter : Egi Abdul Mugni
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.