PanganNews.id, Bogor - Anggota Komisi IV DPR RI, Endang S Thohari menyampaikan harapan terkait pergantian menteri di Kementerian Pertanian.
Diketahui, mantan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, kembali menjabat jadi Mentan usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo. Amran menggantikan Syahrul Yasin Limpo yang mengundurkan diri.
Endang Thohari mengekspresikan keyakinannya bahwa perubahan kepemimpinan tersebut akan berkontribusi positif dalam meningkatkan kinerja sektor pertanian di Indonesia.
"Mudah-mudahan dengan pergantian menteri yang baru ini kita bisa bangkit lagi untuk urusan di pangan," kata Endang Thohari, saat ditemui PanganNews.id di rumah aspirasi miliknya, di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis 26 Oktober 2023.
Endang Thohari juga menyoroti pentingnya koordinasi antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag).
"Jangan sampai kita dijajah oleh kondisi pangan harus ada koordinasi dengan menteri perdagangan melalui data yang akurat," tegas dia.
Meskipun Menteri Pertanian yang kini menjabat adalah menteri lama yang dipilih kembali, ia berharap pengalaman sang menteri dapat mengatasi tantangan dan kegagalan yang mungkin muncul.
Dalam konteks ketersediaan pupuk, Endang Thohari mengungkapkan dampak perang antara Rusia dan Ukraina.
"Adanya perang antara Rusia dan Ukraina berpengaruh dalam ketersediaan pupuk karena gasnya itu kan impor," katanya.
Endang Thohari juga menyoroti program-program Kementan yang sudah ada, seperti "Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) yang mempromosikan pengadaan sapi dan penggunaan kotorannya sebagai pupuk. Namun, ia menekankan perlunya pupuk non-organik MPK.
Endang Thohari juga memberikan komentar terkait saran pemerintah untuk meningkatkan konsumsi umbi-umbian.
Meskipun ia menilai bahwa implementasinya sulit karena kurangnya bimbingan dan koordinasi.
Ia juga menekankan pentingnya menghindari impor berlebihan, sehingga potensi lokal dapat dimanfaatkan.
Tentang kerjasama antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan, Endang Thohari berkomentar,
"Jadi padi-padi dan beras-beras kita, ada teknologi yang harus disebarluaskan ke petani-petani kita. Bagaimana cara menyimpan beras yang baik?"
Terakhir, ia menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak Kementerian dengan data yang akurat.
"Bahwa menteri lama yang diangkat kembali di Kementerian Pertanian dapat memacu semangat, amanah, dan profesionalisme dalam rangka mencapai tujuan pertanian yang lebih baik," tutup dia.
Reporter: Ajat Nicko
Editor : R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.