PanganNews.id, Ngawi - Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) berencana akan melakukan rehabilitasi hutan Getas dan Ngandong seluas 10.901 hektar secara bertahap.
Lokasi rencana rehabilitasi itu bakal dilakukan di Kawasan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) yang berada di Ngawi Jawa Timur dan Blora Jawa Tengah yang saat ini dijadikan sebagai kawasan hutan untuk tujuan pendidikan dan pelatihan yang dikelola oleh UGM.
UGM menggandeng warga masyarakat yang tinggal di sekitar hutan untuk bisa menjaga kelestarian hutan sekaligus bisa bertani di area tersebut dengan budidaya tumpang sari selain tanaman tebu.
Koordinator Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Slamet Riyanto mengatakan dari luasan sekitar 10.901 hektar, diperkirakan sekitar 60 persen perlu dilakukan rehabilitasi. Selain itu kondisi sekarang ini ada 3.000 lahan gundul dan 1700 an hektar sudah ditanami tebu oleh pesanggem (petani penggarap lahan).
“Ada sekitar 3.400 petani dari 15 desa di Blora dan Ngawi yang menjadi pesanggem. Selanjutnya kita ajak untuk ikut memelihara Kawasan ini. Bagi yang terlanjur menanam tebu, kita ajak beralih ke tanaman lain dengan porsi 60 persen lahan kita fungsikan untuk tanaman hutan dan 40 persen untuk lahan pertanian,” kata dia, Jumat 17 November 2023.
Slamet menuturkan tahun ini pihak Fakultas Kehutanan UGM akan melakukan tanam bibit pohon di area 1.100 hektar saat memasuki musim penghujan pada bulan Desember mendatang.
“Kita lakukan secara bertahap setiap tahunnya sekitar 1.000 an hektar,” katanya.
Pasca penanaman bibit pohon tanaman hutan ini, UGM akan dilakukan pemeliharaan selama tiga tahun.
Petani Pesanggem diajak untuk ikut menjaga dan merawat meski mereka dipersilahkan menanam tanaman pertanian di sekitar lahan yang dikelola.
“Kelanjutan setelah pemeliharaan sekitar tiga tahun. Selanjutnya pemeliharaan swadaya masyarakat atau petani penggarap,” katanya.
Penulis : Egi Abdul Mugni
Editor : R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.