Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Banjir Bandang di Kabupaten Bogor Rugikan Sektor Pertanian

Bagikan
Kondisi Sektor pertanian Desa Puraseda dan Purasari di kecamatan Leuwiliang, kabupaten Bogor (Nicko/Pangannews.id)
Kondisi Sektor pertanian Desa Puraseda dan Purasari di kecamatan Leuwiliang, kabupaten Bogor (Nicko/Pangannews.id)

PanganNews.id, Bogor - Hujan deras belakangan ini, termasuk yang melanda Desa Puraseda dan Purasari di kecamatan Leuwiliang, kabupaten Bogor, berdampak buruk pada sektor pertanian.

Lahan siap panen terendam banjir, sementara bibit padi yang baru ditanam tergerus oleh banjir. Asuransi pertanian, solusi potensial bagi petani pasca bencana, masih minim diikuti.

Kepala Desa Puraseda, Asep Ruhiyat, mengonfirmasi laporan petani yang menyebutkan lahan pertanian terdampak hujan dan angin belakangan ini.

"Bibit padi terendam air dan tergerus di wilayah Desa Purasari dan Desa Puraseda," jelasnya.

Asep Ruhiyat menekankan perlunya pendataan bersama petugas pertanian lapangan untuk mengetahui luasan lahan terdampak. Dia juga meminta Dinas Terkait untuk segera mengunjungi petani yang terkena dampak.

"Kita masih melakukan pendataan terkait luasan lahan yang terendam banjir dan terancam gagal tanam," ungkap Asep Ruhiyat.

Meski asuransi pertanian dapat menjadi solusi, minimnya partisipasi petani menjadi kendala saat mereka terdampak bencana banjir bandang.

Asep Ruhiyat menegaskan bahwa dorongan pemerintah Desa Puraseda agar petani mengikuti asuransi pertanian bertujuan memberikan ganti rugi saat terjadi kerugian.

Selain itu, Asep Ruhiyat juga menyarankan petani mengatur pola tanam dan varietas padi sebagai langkah antisipatif menghadapi ketidakpastian cuaca saat ini.

Reporter: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal