Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Inflasi Daerah Tinggi, Kota Depok Siapkan Strategi Intervensi Harga Pangan saat Nataru

Bagikan
Pemkot Depok melakukan rapat terbatas untuk intervensi harga pangan di tengah kondisi inflasi (Pemkot Depok)
Pemkot Depok melakukan rapat terbatas untuk intervensi harga pangan di tengah kondisi inflasi (Pemkot Depok)

PanganNews.id, Depok - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok lewat  Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Depok menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) High Level Meeting (HLM) terbatas soal  perkembangan harga komoditas kebutuhan pokok dan pengendalian inflasi. 

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kota Depok, Mohammad Fitriawan menyebut, rapat terbatas itu dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan dan kestabilan harga pangan bagi masyarakat menjelang Natal 2023 dan malam Tahun Baru 2024.

"Latar belakang penyelenggaraan Rakor HLM TPID ini adalah karena sebentar lagi akan memperingati Hari Besar Keagamaan Nasional Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang berdasarkan data historis selalu terjadi kenaikan harga dikarenakan adanya peningkatan permintaan," kata dia, Kamis 21 Desember 2023. 

Ia menyebut, saat ini berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) terjadi inflasi yang cukup tinggi pada dua bulan terakhir di Kota Depok. Yakni bulan Oktober sebesar 0,15 persen dan November sebesar 0,26 persen.

"Secara akumulatif angka inflasi Year to Date (YTD) Kota Depok dari bulan Januari sampai November 2023 mencapai 2,21 persen," katanya.

Lebih lanjut, Fitriawan menambahkan, Rakor HLM TPID menjelang Nataru sangat penting dan strategis karena menyangkut tugas dan fungsi pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengendalikan inflasi serta mensejahterakan masyarakat.

Laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak akan membawa dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat apabila tingkat inflasi juga tinggi.

"Oleh karena itu sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi, pemerintah bersama unsur terkait perlu mencermati ketersediaan komoditas utama penyumbang inflasi agar tetap dalam jumlah yang cukup dan harga yang terjangkau," tutupnya.

Reporter: Egi Abdul Mugni 
Editor: R Muttaqien 

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal