PanganNews.id, Bogor - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Bogor, di bawah kepemimpinan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah, menyatakan bahwa saat ini harga pangan di wilayah tersebut sudah mulai stabil.
"Sekarang mah udah mulai stabil ya, terutama kemarinnya pada saat mau Natal dan Tahun baru (Nataru), cabai naik kemudian juga beras dan Daging," ujar Syarifah Sofiah, Kamis 11 Januari 2024.
Ia menjelaskan, pasokan beras telah mendapatkan banyak bantuan, dan ada rencana untuk menyalurkan bantuan lagi menjelang Pemilu.
"Nah, sekarang kan beras itu sudah banyak bantuan, terus malah kalau mau pemilu katanya nanti juga akan digelontorkan lagi," tambahnya.
Syarifah Sofiah menekankan bahwa saat ini harga bawang masih berada pada level standar dan belum langka.
"Bawang juga sekarang masih harganya standar dan belum langka, sehingga masyarakat dapat memperolehnya dengan mudah," ungkapnya.
Meskipun Kota Bogor bukan merupakan daerah produsen, TPID berusaha memantau stok pangan dengan bekerja sama dengan distributor dan daerah produsen.
"Kalau kita kan bukan daerah produsen ya, jadi kita stok enggak bisa monitor kecuali kalau misalnya kita daerah produsen. Kita bisa ikut, misalnya di kota Bogor ada sekian lahan bawang produksinya berapa, kita bisa menghitung stoknya berapa," jelas Syarifah Sofiah.
Ia menekankan bahwa kerjasama dengan daerah produsen sangat penting, terutama untuk mengantisipasi kenaikan harga komoditas tertentu.
"Kalau kita enggak bisa, dan itu tergantung distributor. Nanti kalau misalnya ada beberapa komoditas yang kira-kira harganya agak naik dan sebagainya, kita cepat kerjasama dengan daerah produsen supaya tidak mengalami kenaikan sebesar," tambahnya.
Reporter: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.