PanganNews.id, Sumedang - Di tengah gemuruh industri pertanian, sebuah inovasi menarik muncul dari kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Seorang petani berdedikasi, Bapak Aweh Anwar Sanusi, berhasil menciptakan pupuk organik cair dan obat hama cair yang revolusioner untuk tanaman padi.
"Pupuk organik cair Prima dan obat hama Coryne bukan hanya sekadar produk, tetapi sebuah solusi bagi petani dalam meningkatkan hasil pertanian secara organik," ungkap Aweh sapaan akrabnya, petani asal Sumedang yang menjadi otak di balik inovasi ini.
Keberhasilan Aweh tidak hanya terpancar dari prestasi penghargaan Tanaman Pangan yang diterimanya dari Presiden RI pada 15 Desember 2009, tetapi juga dari semangatnya dalam mengatasi tantangan di lapangan.
Sejak 2012, Aweh, yang dulu menjabat sebagai Ketua Gapoktan Srimukti, telah menunjukkan keteguhan hatinya dalam memajukan pertanian padi di daerahnya.
"Ini bukan sekadar bisnis, tetapi panggilan jiwa untuk memberikan yang terbaik bagi pertanian Indonesia," tambahnya.
Pupuk organik cair Prima dan obat hama Coryne merupakan bukti nyata dari dedikasi Aweh dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.
Dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti kentang, bakteri Coryne, dan bahan organik lainnya, Aweh berhasil menciptakan formula yang efektif dan ramah lingkungan.
"Kami tidak hanya menciptakan produk, tetapi juga membuka jalan bagi pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan," jelas Aweh.
Melalui riset yang teliti dan uji coba yang berkesinambungan, Aweh menciptakan solusi yang dapat mengatasi masalah hama dan penyakit tanaman padi secara efisien.
Produk-produknya, seperti obat hama Coryne yang mampu membasmi penyakit kresek, serta pupuk organik cair Prima yang menyuburkan tanaman tanpa efek samping, telah berhasil dipasarkan dan mendapat sambutan positif dari para petani di wilayah Sumedang.
"Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi-inovasi baru demi kemajuan pertanian Indonesia," tegas Aweh.
Dengan semangat dan dedikasi yang luar biasa, Aweh Anwar Sanusi membuktikan bahwa petani bukan hanya sebagai pengeksekusi di lapangan, tetapi juga sebagai inovator yang mampu menciptakan solusi bagi tantangan-tantangan dalam dunia pertanian.
"Ini adalah awal dari perubahan besar dalam dunia pertanian Indonesia," tutup Aweh.
Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.