PanganNews.id, Merauke - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke mencatat sudah ada ratusan sapi yang mati mendadak di wilayahnya sejak tiga pekan terakhir.
‘’Sampai hari ini, jumlah sapi yang mati sudah tercatat 108 ekor dalam 3 minggu terakhir,’’ kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke Martha Bayu Wijaya, Kamis 18 April 2024.
Dikatakan, berdasarkan laporan dan petugas dari dokter hewan dan dari petugas dari 8 puskesmas hewan yang tersebar di Merauke, kematian ratusan sapi tersebut diduga karena gigitan nyamuk.
Sapi yang mati diduga karena digigit nyamuk tersebut terjadi di Distrik Semangga, Tanah Miring, Kurik, Malind, Elikobel.
"Dengan musim hujan yang cukup akhir-akhir ini membuat nyamuk cukup tinggi dan menyerang sapi,’’ katanya.
Martha menjelaskan, kebanyakan sapi yang mati tersebut adalah sapi yang ditaruh di hutan atau lapang dengan cara diikat.
‘’Dengan gigitan nyamuk yang banyak membuat sapi mengalami anemia atau kekurangan darah. Sapi kemudian stress dan hilang nafsu makan sehingga sapi mati,’’ katanya.
Penulis: Egi Abdul Mugni
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.