PanganNews.id, Sulsel - Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa harga komoditas pangan di Sulawesi Utara masih dalam kondisi stabil menjelang lebaran Idul Adha 1445 Hijriah.
Hal itu ia sampaikan usai memantau harga pangan di Pasar Sentral Lacaria, Kabupaten Kolaka Utara, pada Selasa 14 Mei 2024 kemarin.
"Harga saya lihat sangat baik, terutama beras ya. Saya kaget beras lokal dijual Rp11 ribu yang medium, untuk yang premium Rp13 ribu. Saya kira baik," kata Jokowi.
Saat ditanya terkait persediaan beras menjelang Idul Adha, Presiden Jokowi memastikan stok beras di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) saat ini mencapai 1,8 juta ton, atau lebih banyak dari biasanya rata-rata Rp1,2 juta ton.
"Sudah gede banget, jadi stok nggak ada masalah," kata Presiden Jokowi.
Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi menyampaikan harga pangan seperti bawang putih dan bawang merah masih lebih rendah dari pasaran harga di Pulau Jawa.
Harga bawang merah di pasar Kolaka Utara Rp35 ribu per kilogram dan bawang putih Rp50 ribu per kilogram.
"Masih baik, bawang merah malah lebih rendah dibanding di Jawa. Jauh," kata Presiden Jokowi.
Harga pangan yang relatif baik di Kabupaten Kolaka Utara, kata dia, dipengaruhi oleh hasil produksi lokal yang melimpah, sehingga harga jual di pasar lebih terkendali.
"Saya sudah ke dua lokasi pasar, harga-harga baik, terutama beras. Yang saya agak kaget, itu beras, beras di sini baik, karena memang produksi lokalnya di sini melimpah. Jadi nggak masalah," kata Presiden Jokowi.
Penulis: Egi Abdul Mugni
Editor: R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.