Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Atasi Wabah African Swine Fever, Pengiriman Ternak Babi di Papua Dihentikan Sementara

Bagikan
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Adorsina Wompere. (Ajat Nicko)
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Adorsina Wompere. (Ajat Nicko)

PanganNews.id, Jayapura- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengambil langkah tegas untuk mengatasi penyebaran wabah penyakit African Swine Fever (ASF) dengan menghentikan sementara pengiriman ternak babi dari Jayapura ke seluruh wilayah Papua.

Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Papua Nomor 188.4/143/Tahun 2024 tentang penetapan status keadaan darurat wabah penyakit ASF di Provinsi Papua.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Adorsina Wompere, menyatakan bahwa pelarangan ini adalah bagian dari upaya pemberantasan dan pengendalian wabah ASF yang telah mengancam populasi babi di wilayah tersebut.

“Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan Provinsi Papua dan Badan Karantina Hewan Papua. Mulai tanggal 5 Juni 2024, pengiriman daging babi maupun ternak hidup ke wilayah Pegunungan dihentikan selama dua bulan ke depan,” ujar Adorsina Wompere, Kamis 6 Juni 2024.

Adorsina menambahkan bahwa jika dalam jangka waktu dua bulan tidak ditemukan kasus ASF baru di Kabupaten Jayapura dan hasil surveilans menunjukkan situasi yang membaik, pengiriman ternak babi akan dibuka kembali.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat peternak untuk mematuhi surat edaran pemerintah mengenai penghentian sementara ini.

“Kami meminta agar peternak memperhatikan surat edaran ini dan tidak mengirim ternak babi keluar Jayapura atau wilayah Pegunungan Papua, baik melalui angkutan udara maupun darat, demi kesehatan hewan dan masyarakat,” lanjutnya.

Langkah penghentian sementara ini diambil setelah adanya kasus ASF yang ditemukan di Jayapura, sebagai tindakan preventif untuk mencegah penyebaran lebih lanjut ke daerah lain di Papua.

Penulis: Ajat Nicko 
Editor: R Muttaqien 

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal