PanganNews.id, Biak - Sektor usaha UMKM bidang ternak ayam petelur rupanya diminati oleh orang asli Papua di Kabupaten Biak Numfor.
Bahkan telur ayam yang dihasilkan oleh para peternak ayam petelur lokal Biak, sudah bisa memenuhi kebutuhan masyarakat kabupaten Biak Numfor.
Hal itu terkuak saat Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melakukan program kegiatan satuan pendidikan non formal Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK-PKBM).
Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor Papua Endang Suhendi mengatakan program ini dikhususkan kepada warga masyarakat yang memiliki usaha di bidang peternakan, salah satunya ternak ayam petelur.
Di Kabupaten Biak Numfor, kata Endang, pelaku usaha UMKM di bidang ternak ayam petelur telah diminati banyak Orang Asli Papua.
"Hasilnya sangat memuaskan," ujar dia.
Ia pun mengapresiasi kepada para peternak ayam petelur, khususnya orang asli Papua yang punya minat yang tinggi dalam berternak.
"Dan ini mempunyai peluang pasar dalam mengembangkan usahanya,” tukas dia.
Endang berharap, penjualannya yang dilakukan dalam satu kesatuan oleh para peternak ayam petelur bisa lebih ditingkatkan lagi.
Selain itu ia juga berharap penjualan telur ayam ini bisa membantu masyarakat yang membutuhkan telur.
Adapun harga telur ayam yang ditawarkan kepada konsumen bervariasi yakni dari harga Rp55.000 hingga Rp70 ribu.


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.