Pangannews.id, Jakarta – Pada hari Minggu, 8 September 2024, daftar harga bahan pokok di tingkat nasional menunjukkan fluktuasi yang signifikan, dengan beberapa bahan mengalami kenaikan harga sementara yang lainnya mengalami penurunan.
Data terbaru dari panel harga Badan Pangan Nasional, mengungkapkan adanya perubahan harga yang penting untuk diperhatikan oleh konsumen dan pelaku usaha.
Kenaikan Harga:
Bawang Merah:
Harga bawang merah per kilogram naik sebesar Rp 280 atau 1,07 persen dari Rp 25.880 menjadi Rp 26.160. Kenaikan tertinggi terjadi di Sulawesi Tenggara, di mana harga bawang merah mencapai Rp 35.000 per kilogram. Meskipun ada kenaikan harian, harga bawang merah turun sebesar Rp 200 atau 0,76 persen dibandingkan bulan lalu.
Telur Ayam Ras:
Harga telur ayam ras per kilogram meningkat sebesar Rp 280 atau 0,98 persen, dari Rp 28.160 menjadi Rp 28.440. Papua Selatan mencatatkan kenaikan tertinggi dengan harga Rp 80.000 per kilogram. Walaupun terjadi kenaikan harian, harga telur ayam ras turun sebesar Rp 450 atau 1,58 persen dibandingkan bulan lalu.
Kedelai Biji Kering (Impor):
Harga kedelai biji kering naik menjadi Rp 11.940 per kilogram dari sebelumnya Rp 11.790.
Beras Medium:
Harga beras medium mengalami kenaikan dari Rp 13.580 menjadi Rp 13.650 per kilogram.
Gula Konsumsi:
Harga gula konsumsi naik dari Rp 17.820 menjadi Rp 17.830 per kilogram.
Penurunan Harga:
Daging Sapi Murni:
Harga daging sapi murni mengalami penurunan tajam sebesar Rp 2.390 atau 1,80 persen, dari Rp 135.050 menjadi Rp 132.660 per kilogram. Penurunan tertinggi terjadi di Nusa Tenggara Timur dengan harga Rp 107.240 per kilogram.
Cabai Merah Keriting:
Harga cabai merah keriting turun dari Rp 37.000 menjadi Rp 35.000 per kilogram.
Cabai Rawit Merah:
Harga cabai rawit merah turun menjadi Rp 43.920 per kilogram dari sebelumnya Rp 45.530.
Ikan:
Beberapa jenis ikan mengalami penurunan harga, antara lain ikan kembung dari Rp 37.360 menjadi Rp 36.630 per kilogram, ikan bandeng dari Rp 33.020 menjadi Rp 32.510 per kilogram, ikan tongkol dari Rp 31.710 menjadi Rp 31.310 per kilogram.
Garam Halus Beryodium:
Harga garam halus beryodium turun dari Rp 11.590 menjadi Rp 11.280 per kilogram.
Daging Ayam Ras:
Harga daging ayam ras turun dari Rp 34.530 menjadi Rp 34.280 per kilogram.
Tepung Terigu:
Harga tepung terigu curah turun menjadi Rp 10.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 10.210. Tepung terigu kemasan juga mengalami penurunan dari Rp 13.210 menjadi Rp 13.010 per kilogram.
Bawang Putih Bonggol:
Harga bawang putih bonggol turun dari Rp 39.580 menjadi Rp 39.400 per kilogram.
Beras Premium:
Harga beras premium turun dari Rp 15.530 menjadi Rp 15.420 per kilogram.
Jagung TK Peternak:
Harga jagung TK peternak turun menjadi Rp 5.910 per kilogram dari sebelumnya Rp 5.990.
Minyak Goreng:
Harga minyak goreng kemasan sederhana turun dari Rp 18.090 menjadi Rp 18.010 per liter, sementara minyak goreng curah turun dari Rp 16.200 menjadi Rp 16.180 per liter.
Perubahan harga ini mencerminkan dinamika pasar yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk ketersediaan barang, permintaan, serta kondisi cuaca dan transportasi. Konsumen disarankan untuk terus memantau harga bahan pokok dan membuat perencanaan belanja yang bijak dalam menghadapi fluktuasi harga yang mungkin terjadi.


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.