Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Pemprov DKI Jakarta Rencanakan Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis untuk Siswa SMA

Bagikan
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.

Pangannews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengisyaratkan akan meluncurkan uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah menengah atas (SMA) pada pekan depan.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengungkapkan bahwa uji coba ini akan dilakukan di sekolah-sekolah SMA, meskipun lokasi spesifiknya masih akan dibahas oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Asisten Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi DKI Jakarta.

"Minggu depan kami akan mulai uji coba di SMA. Tempatnya masih akan dibahas oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Asisten Kesejahteraan Rakyat," kata Heru pada Senin (9/9/2024), seperti dikutip dari Antara.

Program Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan gizi siswa di Jakarta melalui penyediaan makanan sehat yang seimbang. Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak serta meningkatkan prestasi belajar mereka. Program ini direncanakan akan dimulai secara resmi pada tahun 2025.

Uji coba program ini telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan, dengan fokus pada siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Menu makanan yang disediakan bervariasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Bank DKI dan Dharma Jaya.

Di SDN 01 Manggarai, siswa mendapatkan menu yang terdiri dari nasi uduk, semur telur, tempe orek, sayur labu, dan buah pisang. Heru Budi Hartono melaporkan bahwa rata-rata makanan ini habis, meski ada sedikit keterlambatan di kelas satu dan dua SD. Sebanyak 500 kotak makanan disediakan dengan harga Rp20.000 per kotak.

Sementara itu, untuk siswa SMPN 3 Manggarai, menu yang disajikan bekerja sama dengan Dharma Jaya termasuk nasi, beef teriyaki, sayur salad, dan pisang. Terdapat 1000 kotak makanan dengan harga Rp25.000 per kotak.

Heru Budi Hartono menekankan pentingnya memastikan semua menu habis, terutama untuk siswa SD kelas satu dan dua, karena makanan bergizi yang disediakan sangat penting untuk asupan gizi anak-anak. "Kalau menu tidak habis, maka tujuan kita untuk meningkatkan gizi siswa tidak tercapai," tambahnya.

Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kesehatan dan prestasi akademik siswa, serta menjadi langkah awal menuju implementasi program ini secara luas di seluruh Jakarta.

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal