Pangannews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru kembali melaksanakan simulasi kedua program makan siang bergizi gratis di dua lokasi, yakni Sekolah Dasar Negeri 185 dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 49. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu di Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur.
Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa, menyerahkan langsung paket makanan bergizi kepada siswa di kedua sekolah tersebut. Dalam keterangannya, Risnandar menekankan pentingnya pengaturan distribusi makanan, mengingat lokasi sekolah yang cukup jauh dan waktu tempuh yang dapat mempengaruhi kualitas makanan.
"Normalnya, perjalanan ke sini membutuhkan waktu hampir 45 menit. Kita tidak ingin makanan sudah basi ketika sampai di sekolah, sementara anak-anak sudah lapar. Oleh karena itu, pola distribusi harus kita tetapkan dengan baik," ujarnya.
Sebagai solusi, Pj Wali Kota menyarankan pemberdayaan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal untuk membantu dalam penyajian makanan. Dengan cara ini, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat sekaligus memastikan makanan sampai tepat waktu dan dalam kondisi baik.
Risnandar juga menyampaikan bahwa simulasi kedua ini berjalan lancar dan anak-anak menikmati menu yang disajikan. Ia mengungkapkan kesiapan untuk melaksanakan program ini di sekolah-sekolah yang berada di pusat kota maupun kawasan pinggiran.
Terkait petunjuk teknis (juknis) program makan siang bergizi, Pj Wali Kota mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, yang dijadwalkan pada 20 Oktober. Setelah pelantikan, pemerintah akan membahas juknis terkait penganggaran dan koordinasi antara pemerintah daerah dan provinsi.
"Kita akan mengikuti juknis yang ada dan memastikan program ini dapat berjalan dengan baik untuk kesejahteraan anak-anak kita," tambahnya.
Dengan langkah ini, diharapkan program makan siang bergizi dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan pendidikan anak-anak di Pekanbaru.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.