Pangannews.id - Penggunaan susu cair dipertimbangkan sebagai alternatif atau pengganti susu kemasan dalam menu makan bergizi. Langkah ini diambil mengingat biaya susu kemasan yang menjadi salah satu komponen termahal dalam program tersebut.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan informasi ini usai menghadiri Retret Kabinet Merah Putih di Akmil, Magelang, Jawa Tengah, pada Minggu (27/10/24). Ia menjelaskan bahwa isu mengenai komponen susu menjadi salah satu fokus evaluasi dalam rapat tersebut.
"Susu adalah salah satu komponen yang paling mahal dalam program makan bergizi ini. Jadi, kita perlu memikirkan alternatif lain selain susu kemasan, mungkin dengan menggunakan susu cair," ujar Prasetyo.
Prasetyo menambahkan bahwa menu dalam program ini akan menjadi catatan penting yang dievaluasi sebelum pelaksanaan program makan bergizi dimulai pada Januari 2025. Sebelumnya, Presiden Prabowo juga melakukan peninjauan langsung terhadap uji coba makan bergizi di Satuan Pelayanan Makan Bergizi (SPMB) Kota Magelang.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo meninjau fasilitas, model bisnis, dan sistem kerja SPMB, serta mencicipi 200 menu uji coba yang disiapkan. Salah satu menu terdiri dari nasi putih, potongan wortel, tomat, buncis, olahan daging ayam, dan susu kotak.
Prasetyo menekankan bahwa meskipun program makan bergizi siap dilaksanakan pada bulan Januari mendatang, ia mengakui bahwa sistem pelaksanaannya mungkin belum sempurna, mengingat ini adalah tahun pertama program berjalan.
"Beberapa negara lain sudah menjalankan program ini selama puluhan tahun. Kami mohon doa restunya dan dimaklumi jika di awal sistem masih belum sempurna," kata Prasetyo.
Program makan bergizi diharapkan dapat menjangkau 3.000-4.000 siswa di setiap kota, meskipun metode ini belum dapat diterapkan di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.