Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Jadi Pengganti Susu dalam Menu Makan Gratis, Apa Saja Manfaat Daun Kelor?

Bagikan
Daun kelor (Moringa oleifera) yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu dalam pengobatan tradisional.
Daun kelor (Moringa oleifera) yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu dalam pengobatan tradisional.

Pangannews.id - Daun kelor (Moringa oleifera) yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu dalam pengobatan tradisional kini semakin mendapat perhatian dalam dunia kesehatan dan gizi.

Bahkan, daun kelor kini dipilih sebagai alternatif bahan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan digulirkan oleh pemerintah.

Dilansir dari laman Good House Keeping, ahli nutrisi Isabel Smith, mengatakan bahwa daun kelor sudah digunakan lebih dari 4.000 tahun yang lalu, dimulai dari pengobatan Ayurveda di India hingga digunakan oleh prajurit kuno untuk meningkatkan energi dan kekuatan.

Seiring berjalannya waktu, manfaat daun kelor semakin banyak diteliti. Dalam riset modern, daun kelor terbukti memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk mengontrol gula darah, melawan infeksi bakteri, meredakan peradangan, dan bahkan melindungi kesehatan jantung.

Manfaat lainnya termasuk menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan berat badan, serta meningkatkan kesehatan usus.

Badan Gizi Nasional (BGN) merencanakan penggunaan daun kelor sebagai salah satu bahan alternatif pengganti susu dalam menu program Makan Bergizi Gratis yang akan dimulai pada Januari 2025.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa meskipun susu akan tetap disalurkan ke daerah-daerah dengan peternakan sapi perah yang mencukupi, daerah-daerah lainnya yang sulit mendapatkan susu akan menggunakan daun kelor dan telur sebagai pengganti.

Daun kelor mengandung banyak nutrisi penting seperti kalsium, yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak dalam masa pertumbuhannya. Kalsium dalam daun kelor, yang terbukti dapat mendukung kesehatan tulang, akan menggantikan fungsi susu dalam memberikan asupan kalsium. Selain itu, kandungan protein dalam telur ayam akan mendukung kebutuhan gizi lainnya.

Penelitian menunjukkan bahwa daun kelor memiliki kandungan gizi yang sangat baik. Selain kalsium, daun kelor juga mengandung zat anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat membantu melawan infeksi bakteri, menurunkan tekanan darah, serta memperbaiki kadar kolesterol dalam tubuh.

Di samping itu, daun kelor juga mudah tumbuh di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di daerah-daerah terpencil.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal