Pangannews.id - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan bahwa stok minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama perayaan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dan Imlek 2025 akan tercukupi.
Kepala Disperindag Provinsi Kepulauan Babel, Tarmin AB, mengungkapkan bahwa saat ini stok minyak goreng di gudang distributor mencakup total 671,4 ton, dan dalam waktu dekat akan ada penambahan pasokan sebanyak 227,4 ton.
Dengan penambahan ini, total stok minyak goreng di wilayah tersebut akan mencapai 898,8 ton, yang dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang kedua perayaan tersebut pada akhir Januari 2025.
"Stok minyak goreng di 12 gudang distributor kami cukup berlimpah, dan harga juga tetap stabil," kata Tarmin.
Ia menambahkan bahwa pasokan minyak goreng tambahan ini diperkirakan akan tiba di Pelabuhan Pangkalbalam dalam minggu ini.
Tarmin juga memastikan bahwa harga minyak goreng di pasar eceran tetap stabil. Di Pasar Pembangunan Pangkalpinang, harga minyak goreng merek MinyaKita masih bertahan di harga Rp16.500 per liter, minyak goreng premium isi ulang dijual dengan harga Rp20.000 per kemasan, dan minyak goreng kemasan merek Sederhana seharga Rp18.000 per kemasan.
"Permintaan minyak goreng saat ini masih terbilang normal, namun kami perkirakan akan mulai meningkat menjelang satu minggu sebelum Isra Miraj dan Imlek," jelasnya.
Menurut Tarmin, permintaan minyak goreng dan beberapa kebutuhan pokok lainnya memang diperkirakan akan meningkat menjelang kedua perayaan besar tersebut.
Masyarakat di Bangka Belitung biasanya menggelar berbagai tradisi keagamaan seperti ruwahan, nganggung (makan bersama), doa bersama, dan sedekah kampung, yang membutuhkan persediaan bahan pangan, termasuk minyak goreng.
"Perayaan Isra Miraj di Bangka Belitung hampir setara dengan perayaan hari besar keagamaan lainnya seperti Idul Fitri dan Idul Adha, dengan berbagai tradisi yang sudah dilakukan turun temurun oleh masyarakat," pungkas Tarmin.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.