Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Sukses Panen Perdana Jagung, Polres Penajam Paser Utara Ajak Warga Manfaatkan Lahan

Bagikan
Sukses panen perdana jagung, Polres Penajam Paser Utara ajak warga manfaatkan lahan. (Foto : ilustrasi/Pixabay)
Sukses panen perdana jagung, Polres Penajam Paser Utara ajak warga manfaatkan lahan. (Foto : ilustrasi/Pixabay)

Pangannews.id - Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada dengan menanam jagung, sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan daerah dan tercapainya swasembada pangan di Indonesia.

Ajakan ini disampaikan langsung oleh Kepala Polres (Kapolres) Penajam Paser Utara, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Supriyanto. Menurutnya, penanaman jagung bukan hanya sebagai upaya ketahanan pangan, tetapi juga sebagai bagian dari program Astacita yang bertujuan untuk memperkuat kemandirian pangan masyarakat.

"Polres Penajam Paser Utara mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada dengan menanam jagung, sebagai bentuk dukungan terhadap program Astacita," kata Supriyanto.

Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara Polres Penajam Paser Utara, Komando Distrik Militer (Kodim), serta pemerintah daerah setempat. Penanaman jagung dilakukan di dua lokasi berbeda dengan luas lahan yang cukup signifikan.

Di Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, penanaman jagung dilakukan di atas lahan satu hektare yang menghasilkan panen perdana sekitar 5 hingga 6 ton jagung. "Panen perdana jagung sudah dilakukan di Kecamatan Babulu, dan kami sedang melakukan penanaman kembali," lanjut Supriyanto.

Selain itu, Polres Penajam Paser Utara juga melaksanakan penanaman jagung di Kecamatan Sepaku, dengan luas lahan mencapai 20.000 meter persegi. Tanaman jagung di lokasi ini berumur sekitar 22 hari dan sudah mulai tumbuh merata dengan ketinggian sekitar 10 cm.

Proses pemeliharaan dan pemantauan tanaman jagung dilakukan dengan terstruktur dan di bawah pengawasan Kepolisian Sektor (Polsek) setempat. Untuk setiap hektare lahan, Polres menggunakan sekitar 15 hingga 20 kilogram benih jagung yang diperkirakan dapat menghasilkan sekitar 300 kilogram jagung.

Supriyanto menekankan pentingnya kolaborasi antara Polri, masyarakat, dan pihak terkait lainnya untuk memanfaatkan lahan kosong untuk menanam jagung, sebagai langkah nyata dalam mendukung swasembada pangan. Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga dapat memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal