Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Pindad Rancang Alat Tani untuk Dukung Swasembada Pangan

Bagikan
PT Pindad (Persero) tengah merancang berbagai alat pertanian canggih untuk mendukung program swasembada pangan. (Foto : Pixabay)
PT Pindad (Persero) tengah merancang berbagai alat pertanian canggih untuk mendukung program swasembada pangan. (Foto : Pixabay)

Pangannews.id - PT Pindad (Persero) tengah merancang berbagai alat pertanian canggih untuk mendukung program swasembada pangan. Salah satu produk yang tengah dalam tahap pengujian adalah traktor rawa, yang diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan area rawa, khususnya di wilayah Kalimantan.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad, Prima Kharisma, mengungkapkan bahwa alat pertanian ini dirancang dengan tujuan untuk mengeksplorasi potensi lahan rawa yang masih terbengkalai.

"Kenapa kok ada traktor rawa? Nanti harapannya bisa mengeksplor area-area rawa yang cukup banyak di Indonesia, khususnya di Kalimantan," ujar Prima.

Proses pengujian traktor rawa kini tengah berjalan, dan produk tersebut dipersiapkan untuk dipasarkan dalam waktu dekat. Selain traktor rawa, PT Pindad juga memproduksi berbagai alat berat lainnya yang cocok digunakan dalam kegiatan pencetakan sawah.

Direktur Produksi PT Pindad, Hera Rosmiati, menjelaskan bahwa alat-alat pertanian yang diproduksi perusahaan milik negara ini tidak dijual langsung ke masyarakat umum. "Jadi nanti kami pasarnya via Kementerian Pertanian," kata Hera.

Saat ini, beberapa produk alat pertanian tersebut sudah dalam tahap pemasaran dan telah digunakan di sejumlah daerah di Indonesia. Hera berharap, melalui alat-alat yang dirancang dan diproduksi oleh PT Pindad, pemerintah dapat lebih cepat mewujudkan program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional.

"Melalui upaya ini, kami berharap PT Pindad bisa membantu pemerintah dalam mempercepat proses cetak sawah di seluruh pelosok Indonesia, sehingga dapat tercipta lumbung pangan yang berkelanjutan," tambah Hera.

Dengan alat pertanian yang lebih efisien dan dapat digunakan di berbagai jenis lahan, diharapkan Indonesia dapat lebih mandiri dalam hal produksi pangan dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal