Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Belitung Siap Jadi Pulau Bebas Karbon Pertama di Indonesia

Bagikan
Belitung siap jadi pulau bebas karbon pertama di Indonesia. (Foto : Pixabay)
Belitung siap jadi pulau bebas karbon pertama di Indonesia. (Foto : Pixabay)

Pangannews.id - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyambut baik langkah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menetapkan Pulau Belitung sebagai pionir Carbon Free Island (CFI) atau pulau bebas karbon pertama di Indonesia.

Gubernur Babel, Hidayat Arsani, menyebut inisiatif ini sebagai langkah luar biasa yang akan mengangkat citra Belitung di kancah nasional dan internasional.

"Ini menjadi hal yang luar biasa karena Pulau Belitung ditetapkan sebagai daerah bebas karbon," ujar Hidayat Arsani dalam keterangan pers di Pangkalpinang, Sabtu (3/5/2025).

Dalam pertemuan bersama Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Penataan Ruang Laut dan Kerja Sama Luar Negeri, Dyah Erowati, pada Jumat (2/5/2025) di Jakarta, dijelaskan bahwa CFI adalah konsep pembangunan pulau yang menghindari penggunaan bahan bakar fosil pada periode tertentu.

Belitung dipilih sebagai pilot project karena memiliki potensi lingkungan, sosial, dan ekonomi yang mendukung transisi energi bersih.

Gubernur Hidayat menegaskan bahwa Babel merupakan wilayah yang kondusif, aman, dan kaya akan keindahan alam, sehingga sangat cocok untuk pengembangan konsep berkelanjutan seperti ini.

“Kami siap mendukung penuh dan melaksanakan ide ini dengan sebaik-baiknya. Koordinasi dengan KKP akan terus kami jaga,” tambahnya.

Dyah Erowati mengungkapkan bahwa ide menjadikan Belitung sebagai carbon free island terinspirasi dari kunjungan KKP ke Jeju Island, Korea Selatan. Pulau Jeju dikenal sebagai kawasan UNESCO Global Geopark dan telah mendeklarasikan diri sebagai CFI yang ditargetkan tercapai pada tahun 2030.

“Belitung memiliki banyak kesamaan dengan Jeju Island, baik dari sisi geologi maupun potensi pariwisata. Dengan menjadikan Belitung sebagai pionir, kita berharap pulau-pulau lain di Indonesia bisa meniru dan mengembangkan konsep serupa,” jelas Dyah.

Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya global dalam menghadapi krisis iklim melalui konservasi lingkungan laut, hingga mendorong ekonomi hijau.

Jika berhasil, Belitung bukan hanya akan dikenal sebagai destinasi wisata unggulan, tetapi juga sebagai model pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Dengan pengembangan energi terbarukan dan sistem transportasi ramah lingkungan, Belitung diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus memperkuat komitmen Indonesia dalam agenda perubahan iklim global.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal