Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Polda Kalimantan Selatan Siap Panen 32 Ton Jagung di Lahan Rawa

Bagikan
Polda Kalimantan selatan siap panen 32 ton jagung di lahan rawa. (Foto : Instagram @humaspolrestabjm)
Polda Kalimantan selatan siap panen 32 ton jagung di lahan rawa. (Foto : Instagram @humaspolrestabjm)

Pangannews.id - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bersiap melakukan panen jagung hasil tanam di lahan basah seluas delapan hektare yang berlokasi di Jalan Gubernur Syarkawi Km 17, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyebutkan, total produksi yang siap dipanen mencapai 32 ton, dengan produktivitas sekitar empat ton per hektare.

"Ini menjadi langkah nyata Polda Kalsel dalam mendukung program nasional. Apalagi, lahan yang digunakan merupakan lahan basah atau rawa, yang umumnya tidak ideal untuk pertanian jagung," ujar Yudha di Banjarbaru, Kamis (8/5/2025).

Panen jagung ini direncanakan berlangsung serentak secara nasional pada akhir Mei 2025, dan dijadwalkan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Polda Kalsel, karena lokasi tanam merupakan satu-satunya di Indonesia yang menunjukkan hasil positif untuk jagung di lahan rawa khas Kalimantan Selatan.

Dalam pelaksanaannya, Polda Kalsel bekerja sama dengan tim ahli pertanian dan pakar lahan basah dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Kolaborasi ini menjadi kunci sukses dalam mengubah lahan tidur menjadi produktif.

Sebagai informasi, penanaman jagung ini merupakan bagian dari program nasional "Menanam Jagung Sejuta Hektare" yang diinisiasi oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada 21 Januari 2025 lalu.

Untuk tahap awal, Polda Kalsel telah membuka lahan tidur jenis basah seluas 40 hektare dari total 120 hektare yang tersedia.

Lahan ini tidak hanya digunakan untuk tanaman jagung, tetapi juga direncanakan sebagai lokasi budidaya perikanan melalui pembangunan kolam bioflok seluas 10 hektare yang akan diisi dengan bibit ikan gabus atau ikan haruan, sesuai dengan sebutan lokal.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal