Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

BNPB Imbau Warga di 5 Provinsi Jauhi Pantai Usai Peringatan Tsunami dari Gempa Rusia

Bagikan
BNPB imbau warga di 5 provinsi jauhi pantai usai peringatan tsunami dari gempa Rusia. (Foto : ilustrasi/Shutterstock)
BNPB imbau warga di 5 provinsi jauhi pantai usai peringatan tsunami dari gempa Rusia. (Foto : ilustrasi/Shutterstock)

Pangannews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan imbauan kepada masyarakat di lima provinsi untuk menjauhi kawasan pantai pasca-gempa berkekuatan magnitudo 8,7 yang mengguncang Kamchatka, Rusia, pada Rabu pagi (30/7/2025).

Imbauan ini menyusul peringatan dini tsunami yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang menetapkan status Waspada untuk beberapa wilayah Indonesia bagian timur.

Sekretaris Utama BNPB, Rustian, mengatakan provinsi yang berstatus siaga adalah Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah, aparat setempat, dan relawan kebencanaan untuk menyampaikan informasi ini secara efektif dan tidak menimbulkan kepanikan.

“Wilayah pesisir dengan konfigurasi teluk, seperti Teluk Yotefa di Papua, memiliki potensi besar untuk memperkuat gelombang tsunami. Karena itu, masyarakat sebaiknya meninggalkan area pantai sementara waktu,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta.

Rustian menekankan bahwa meskipun tinggi gelombang tsunami yang terdeteksi bisa tampak kecil, amplifikasi di wilayah teluk sempit bisa menyebabkan ketinggian gelombang meningkat drastis.

Ia mencontohkan kejadian tsunami Jepang 2011, di mana gelombang yang terdeteksi hanya 33 cm, namun mencapai hampir 4 meter setelah masuk ke dalam teluk di Papua.

Masyarakat diminta untuk menjauh dari pantai minimal 1 kilometer dan melakukan evakuasi paling lambat satu jam sebelum estimasi waktu gelombang datang, serta tetap waspada selama 2 hingga 3 jam setelah gelombang pertama.

“Jangan menganggap gelombang pertama adalah yang terbesar. Justru bisa jadi gelombang ketiga atau keempat lebih kuat. Jangan buru-buru kembali ke pesisir,” kata Rustian.

BNPB juga dijadwalkan mengadakan rapat evaluasi pukul 18.00 WIB untuk memantau situasi terkini dan mengambil langkah-langkah lanjutan.

10 Wilayah dalam Status Waspada

BMKG telah menetapkan status Waspada tsunami untuk 10 wilayah Indonesia dengan perkiraan tinggi gelombang kurang dari 0,5 meter. Wilayah tersebut adalah Kepulauan Talaud dengan estimasi waktu tiba gelombang pukul 14.52.24 WITA, Kota Gorontalo (16.39.54 WITA), Halmahera Utara (16.04.24 WIT), Manokwari (16.08.54 WIT), Raja Ampat (16.18.54 WIT), Biak Numfor (16.21.54 WIT), Supiori (16.21.54 WIT), Sorong Bagian Utara (16.24.54 WIT), Jayapura (16.30.24 WIT), dan Sarmi (16.30.24 WIT).

BPBD di berbagai daerah juga telah bersiaga untuk mengantisipasi dampak lanjutan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan evakuasi massal, namun langkah mitigasi dan sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan.

BNPB mengimbau warga untuk tetap tenang dan hanya mengikuti informasi dari sumber resmi seperti BMKG dan BNPB, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal